Menegakkan Syariat Islam (belajar dari Brunei Darussalam)

in steempress •  20 days ago

Salam hangat sahabat inspiratif. Seperti malam-malam sebelumnya, postingan saya selalu terbit dijam-jam tertentu yang sifatnya tidak menentu dan tidak terjadwal, karena keterbatasan waktu yang saya miliki adalah salah satu alasan tidak terjadwalnya tiap postingan yang saya terbitkan. Tapi saya bersyukur walaupun one post one day, bagi saya nilai kebersamaan jauh lebih berharga diatas segalanya


![image]() ***
image [sumber](https://triajeng.wordpress.com/2014/07/02/pemberlakuan-hukum-syariat-islam-brunei-darussalam-dan-sistem-pemerintahan-khilafah-taqiudin-an-nabhani/)
***

Pada edisi kali ini ada sebuah ide yang muncul tadi sore ketika saya menonton salah satu acara di sebuah stasiun tv swasta. Rupanya, besar dan kecilnya sebuah Negara, tidak selalu di ukur dari segi geografisnya, namun tergantung seberapa bebas dan merdekanya sebuah negara dalam mengatur isi negaranya (rakyatnya)

 

Negara besar adalah sebuah negara dalam arti tidak mampu di veto oleh orang asing pada setiap kebijakan didalam negrinya. Dan pada kesempatan yang spesial ini saya mengambil sebuah contoh dari negri jiran kita Brunei. Brunei Darussalam yang mempunyai luas negaranya cuma 5.765 km² di pimpin oleh seorang Sultan, ternyata merupakan sebuah negara yang saat ini telah mampu dan bebas melaksanakan hukum Islam yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Al-Hadis

 

Dalam setiap aturan Negaranya. Sutan Brunei telah mengumumkan sebuah kebijakan Negara yang merupakan bagian dari kejayaan sejarah Islam Negara Brunei Darussalam. Iaitu Hukum rajam untuk pelaku zina dan potong tangan untuk pencuri (Koruptor), Hukum ini hanya berlaku untuk warga Muslim. "Hukum Syariah Islam akan ditegakkan sejak dari April 2014", tegas Haji Hassanal Bolkiah, Sultan yang berdaulat sejak tahun l967 itu.


![image]() ***
image [sumber](https://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/05/140501_brunei_implementasi_syariah)
***

Sultan menambahkan, “bahwa kebijakan Kerajaan Brunei secara keseluruhan tidak akan terpengaruh oleh asing. Asing tidak akan dapat mendikte kebijakan negaranya. Brunei akan tetap menegakkan Syariah Islam. Negara-negara barat suka atau tidak suka. Brunei Darussalam sebagai negara berdaulat berhak menentukan nasib dan masa depannya sendiri. Dan ini sudah termaktub dalam amarannya

 

Dalam satu konferensi Pers May 2014, Sultan Brunei telah membuat dunia tercengang dan takjub dengan tanggapan Sultan Islam Itu, Berikut kutipan kata-kata beliau yang menurut penulis luar biasa bijaksananya

.
"Inyour countries you practice freedom of speech, freedom of press, freedom ofreligion, etc. It's in your constitution It's your political system, yournational identity, your rights, your way of life. In my country, we practice a Malay, islamic Monarchical system and we're going to start practicing the laws of Islam, Sharia Law. Islam is in our constitution, our national identity, our rights, our way oflife.

 

We mayfind loopholes in your laws and justice system and you may have found ours, butthis is our country. Just like you practice your right to be gay, etc. for thisworld you live in now, we practice our rights to be Muslims for this world andthe Hereafter.

Terjemahan


![image]() ***
image [sumber](http://modasys.net/3g/index.php/news-events/around-brunei/local-news/30405-a-crucial-bridge-to-channel-voices-of-people.html)
***

Di Negara anda, kononnya anda mengamalkan kebebasan berbicara, kebebasan akhbar, kebebasan beragama, dll. Itu ada dalam konstitusi Negara Anda. Itu sistem politik anda, identiti nasional Anda, hak Anda, cara hidup Anda. Di negara saya, kami amalkan budaya Melayu, Islam, sistem beraja dan kami akan mula mengamalkan hukum-hukum Islam, Hukum Syariah. Islam itu ada dalam konstitusi kami, identiti nasional kami, hak-hak kami, itu cara hidup kami .

 

Kami mungkin menemukan kelemahan dalam hukum dan sistem perundangan anda dan Anda mungkin menemukan kelamahan kami, tapi ini adalah negara kami. Sama seperti mana anda amalkan hak anda untuk menjadi gay, dan sebagainya di dunia yang Anda duduki di saat ini, kami juga berhak mengamalkan hak kami untuk menjadi Muslim dunia dan akhirat kami.

 

Nah… bagaimana dengan dengungan syariat Islam di Aceh yang telah berbunyi sejak 2001? Apakah ini politisi atau memang sengaja dikebiri? Mengingat sejarah peradaban Islam di Aceh Darussalam tempo dulu, rasanya hari ini tidak ada alasan untuk muslimin Aceh untuk tidak berlakunya Syariat Islam di Bumi Sultan Iskandar Muda ini.

Bersambung

terimakasih curator bijak indonesia

@levycore dan @aiqabrago

semoga selalu sukses dalam segala hal


![image]()

VOTE WITNESS @steempress

Join Us On Discord steempress

image

Thanks For Readiing MENEGAKKAN syariat islam (belajar dari BRUNEI DARUSSALAM) please share

keep your spirit

https://steemit.com/@arispranata5



Posted from my blog with SteemPress : http://arispranata.epizy.com/2018/10/30/menegakkan-syariat-islam-belajar-dari-brunei-darussalam/

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by aris from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.