Kisah Rimueng Teungku Penjaga Makam Tua.

in steempress •  3 months ago


Source ilustrasi Harimau Putih.

Di tengah-tengah Masyarakat selalu saja ada cerita maupun legenda dalam penamaan nama kampung maupun tempat-tempat tertentu.
Tidak jarang asal-usul suatu kampung dan masyarakatnya juga dikaitkan dengan legenda maupun kisah-kisah mistis tertentu.

Kisah ini pula yang yang beberapa tahun yang lalu di percaya oleh masyarakat Dusun Alue U Kubang Itam, sebuah dusun pendalaman di desa balee panah kecamatan Juli kabupaten Bireuen. kisah ini berawal dari keberadaan sebuah kuburan tua yang tidak jauh dari permukiman di atas bukit sebelah selatan yang berbatasan dengan kampung Seuneubok Dalam.


Areal perkuburan tua di atas perbukitan.

Kuburan ini keberadaannya sudah cukup lama, bahkan sudah ada semenjak pertama pembukaan lahan yang masih berupa hutan belantara pada era 1970-an. Puluhan batu air yang di pahat sebagai Nisan terlihat terpancang dengan ukuran yang berbeda-beda, beberapa bebatuan terlihat sudah roboh dan tidak beraturan lagi. Batu-batu nisan ini menjadi saksi bisu dari kuburan yang nampaknya sudah berusia ratusan tahun, tidak ada seorangpun yang mengetahui asal-usul siapa yang bersemayam di di kuburan tua ini.

Tidak Seperti umumnya sebuah kuburan ataupun lokasi pemakaman, biasanya selalu saja ada identitas dan jejak yang menunjukkan siapa ataupun tahun berapa orang yang meninggal dunia di kuburkan. Jejak penghuni perkuburan tua ini benar-benar misteri, tidak ada tulisan yang terpahat di batu-batu nisan mereka.


Nisan tanpa identitas yang terbuat dari batu air yang di pahat.

Generasi yang di kuburkan di kuburan ini seperti terputus dengan tidak adanya jejak maupun ahli waris Mereka, Tidak pernah ada sekalipun anak keturunan mereka yang menziarahi.jejak dari perkuburan ini benar-benar misteri, Masyarakat Dusun Alue U Kubang Itam hanya menamai Kuburan ini dengan sebutan " Kuburan Tgk di Alue U."sesuai dengan nama dusun yang terbentuk beberapa puluh tahun yang silam.


Pohon-pohon besar di areal pemakaman.

Warga percaya orang-orang yang di kuburkan di sini adalah para Mujahidin yang berperang dan syahid pada masa penjajahan Belanda. Suasana di areal perkuburan tua ini terasa sangat sejuk pepohonan yang sudah cukup besar tumbuh diatas perkuburan ini.[]

Bersambung.



Posted from my blog with SteemPress : https://abughaisan83.com/2018/09/22/kisah-rimueng-teungku-penjaga-makam-tua/

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by abughaisan83 from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.

Cukup geger dengan kisah "Rimueng" penjaga makam di Aceh :)

·

Hahaha...memang hayeu makam di Aceh , Rimueng yg jaga..

·
·

Hehe..
Ada lagi cerita kucing yang jaga bang :)

Tapi, rimueng lebih terdengar mengerikan :)

·
·
·

Pulom Rimueng pluek..ngeri Lom.. hehehe

·
·
·
·

Wkwkwk..

Rimueng Plah, kiban?