Reputasi Itu (Tidak) Penting!

in #steemit3 years ago (edited)

Sebagai orang yang belum terlalu lama bergabung dengan Steemit, dulu saya sempat bingung apa arti sebenarnya angka ini.

Reputasi 02.jpg

Umur? Kok bisa lebih muda? Lalu sempat saya lihat-lihat di sebuah akun besar,

reputasi 03.png

Wah rupanya pemilik akun sudah tua, pikir saya waktu itu.

Salahnya, sebelum Saya mendapatkan pasword untuk login ke Steemit, Saya tidak mencari tahu tentang Steemit ini. Saya hanya diberi tahu oleh kakak ipar saya (yang sepertinya belum mulai menulis di Steemit padahal dia sudah daftar duluan), kalau ada situs menulis-untuk-dibayar yang sedang populer di Aceh dan Saya disuruh untuk mendaftar. Saya pikir ini tidak berbeda dengan situs squidoo (sekarang Hubpages), jadi saya tidak mencari tahu lebih dahulu.

Ignorance can kill you

Setelah seminggu woro-wiri tanpa tujuan jelas, mencari tahu sedikit-sedikit apa arti angka di dalam kurung ini, akhirnya saya mengerti kalau ini adalah REPUTASI.

Emangnya reputasi penting?

Iyalah. Reputasi menunjukkan seberapa banyak apresiasi dan kepercayaan yang diberi komunitas steemit. Siapa saja, mau presiden sekalipun, kalau bikin akun steemit pasti nilai reputasinya (25). Butuh usaha dan air mata untuk menaikkan nilainya. Pentingnya reputasi yang tinggi juga membuat tulisan kita menjadi lebih mudah dilihat banyak steemian, plus yang follow pun naik jumlahnya. Nilai ini bisa naik atau bahkan turun seiring dengan interaksi pengguna akun di dalam situs Steemit.

Reputasi bisa naik kalau Postingan (termasuk komenan) kita di upvote orang. Enggak sembarangan juga tapinya. Dari referensi yang saya dapat ada beberapa hal yang penting dalam rangka menaikkan skor reputasi kita, seperti:

Mengutamakan kualitas daripada kuantitas tulisan

Lebih baik memposting 1-2 artikel dengan kualitas tinggi daripada banyak memposting tapi tidak berbobot. Memang sulit sih membuat artikel dengan kualitas mantap jiwa. Butuh banyak referensi baik pengalaman maupun bacaan. Tapi yang dicari oleh steemian berkualitas ya tulisan semacam ini juga. Saya paling dalam sehari cuma memposting 1 artikel/foto, tapi bukan apa-apa, emang saya nggak tau mau nulis apa lagi juga sih, hehehe.. yang penting belajarnya.

Berinteraksi

Nah, kalau baca tulisan steemian lain, jangan lupa dikomen. Komentarnya juga jangan asal-asalan dan “upvote balik eaph!”. Memang sih, kita komentar di tulisan lain pasti ada sedikit rasa ingin dihampiri kembali sama yang empunya tulisan. Komentar yang baik dan berbobotlah yang biasanya menarik penulis untuk mampir di tulisan si komentator. Siapa tau komen kita diupvote juga kan ‘mayan. Lalu usahakan juga membalas komentar yang masuk di tulisan kita sendiri. Ada tamu ya disambut dong ya.

Upvote.jpg

Upvote postingan yang bagus

Katanya referensi lagi (berhubung saya minim pengalaman), upvote-lah di postingan yang bagus, jangan asal semua di upvote. Saya pernah menjumpai meme-meme nggak jelas (mending kalo lucu) waktu browsing di feed, yang seperti ini kalau bisa nggak usah di upvote. Banyak kok yang lebih berisi. Fotografi yang keren, info dari traveler, wisata kuliner, filosofi, review film/buku yang bisa menambah sedikit wawasan.

Satu hal lagi tentang reputasi, usaha untuk menaikkannya bertambah seiring besarnya reputasi. Dengan kata lain, untuk naik dari (26) ke (27) butuh usaha 10x lipat daripada (25) ke (26). Hitung-hitungannya agak njelimet, yang penasaran bisa cek disini.

Reputasi juga bisa **turun**. Hal yang menyebabkan turunnya angka reputasi adalah jika postingan kita diberi flag. Sebabnya karena pembaca merasa tidak suka dengan yang kita post. Misalnya saja karena kontennya plagiat, berisi hate speech, rasis dan banyak lagi.

Flag.png

ini tombol buat downvote/flag, ada di sebelah kanan judul

Lalu kalau ada orang asal-asalan ngasih flag/downvote kita gimana?

Asalkan reputasi kita lebih tinggi dari orang yang memberikan downvote, reputasi kita nggak akan terpengaruh. Nah,Nambah satu lagi deh alasan kenapa reputasi kita harus dijaga dan dinaikkan terus.

Tapi..

Ada juga yang menganggap reputasi di Steemit adalah sekedar angka aja. @thecrytotrader mengatakan dalam postingannya:

Banyak teman yang bertanya, apa reputasi benar-benar penting dengan keyakinan mereka bahwa jika reputasi sudah menembuh 60+ maka akan sukses di Steemit, dan jawaban dari saya adalah TIDAK.
Karena reputasi hanya berdasarkan nilai vote doang. Sekarang udah banyak jasa Bot yang bisa dibeli untuk memberikan “powerful vote” sehingga banyak orang yang mengeluarkan uangnya untuk menaikkan reputasi dengan instan supaya ketika reputasi sudah tinggi mereka akan mendapat dukungan dari “whale”. Namun itu adalah pemikiran yang salah.

Bener juga ya? Terus bagaimana?

Kalimat yang saya temukan dalam referensi lain ini mungkin bisa membantu.

Reputasi menjadi penting ketika didapatkan dengan interaksi asli, bukan dibeli

Interaksi tulus sesama steemianlah yang membuat reputasi penting. Dengan interaksi tulus inilah yang membentuk komunitas yang loyal. Komunitas yang akan selalu mendukung dan menjaga konten yang kita buat. Menurut saya juga sih begitu..

community-wordpress.jpg

NB: Lalu, bagaimana menurut steemian lain bagaimana? Saya masih newbie di sini, pencerahan lain sangat dibutuhkan. Terima kasih.

Tulisan ini dibuat untuk #kontessteemitindonesia

referensi:
1
2
3
4
5

-KSI Chapter Jakarta-
@apilopoly@andrianhabibi@musismail
@willyana@blogiwank@ngartof
@bagindo@mhdsyafriadi@ronimarwan
@imansembada@azariatika@komando12
@jaryat@konakaart@ahmadunyh
@ari.keling@rayfulmudassir@dofaaliza
@divinnahb@noasalfha@fidaarfah
@viviehardika@batuejourney@citrarahman
@anggreklestari--

KSI banner jakarta.jpg

Sort:  

membeli reputasi (menggunakan bot) adalah hal yang biasa, karena kalo mau jujur kenapa kita ikut steemit, karena adanya reward. Baik reward author maupun kurator. Makin tinggi reputasi artinya SP nya makin tinggi. Vote yang diperoleh banyak dan
tinggi, reward semakin tinggi.

Bagi penulis appresiasi yang penting selain upvote adalah komentar yamg relevan dengan konten kita
https://steemit.com/steemit/@azmielbanjary/how-important-a-relevant-comment-for-you-3de9dcf7a1b6a

Iya bang @azmielbanjary, yang membeli upvote tidak salah, karena ngaku tidak ngaku, alasan bermain steemit ini pasti ngejar reward. Kalau ada kemudahan, beli upvote. Tapi membangun komunitas juga penting, karena bonusnya adalah loyalitas.

Komentar yang relevan selalu menyenangkan penulis konten yang dikomentari. Saya berusaha komen sesuai dengan tulisan, walau terkadang ketika membaca postingan yang aneh saya jadi bingung untuk komen apa. hehehe

Terima kasih bang sudah mampir.

menurut saya reputasi itu penting
karena semakin tinggi reputasinya maka akan semakin tinggi pula tingkat rating penulisannnya

Mantaap, yang penting terus berkarya yang orisinil dan dari hati..

Setuju, Noa. Yg hanya memburu kuantitas itu tak beda dengan pedagang asongan.... ha ha ha

hehehe bisa saja bang @ahmadunyh, biasanya steemian baru yang begini..

Yang penting setiap hari posting. Hehehe.....

Komitmen dan konsistensi ya kan bang @imansembada?

Yeeeessszzzz.....

Mari berkarya. Ini tulisan yang sederhana tetapi bisa membantu stemian lain untuk mengerti seperti apa steemit itu. Thanks for sharing.

Semoga banyak dibaca buat yang baru mulai steemit-an.. hehehe
Terima kasih sudah main-main ke sini :)

Klo saya tidak menulis (maksa) harus setiap hari, jika sibuk mau gimana coba? Nah, menulis yang asik adalah menulis tanpa ada tekanan, jadi tulisan ya ngalir aja walo dalam konten sederhana, klo kita menulis dengan "rasa" pasti menjadi istimewa...

Bener juga kok kak @lusanamaya. Saya juga kadang-kadang ada bolongnya karena sibuk. Cuma ya tetep nulis tentang tema apa yang mau saya posting, walau 2-3 paragraf (terladang via hp) walau saya tidak posting di hari itu.
Tulisan yang paling enak dinikmati adalah tulisan yang dari hati. Saya setuju itu.
Terima kasih kak sudah mampir :)

Jangan bilang gak penting reputasi. Ini wajar kalau tidak tahu. Karena reputasi ibarat sertifikasi, pengalaman kerja. Dan itu dibutuhkan. Selamat berjuang ahahaha.

Hehehe makanya saya juga tekankan di akhir bang. Semoga reputasi yang didapat juga berbanding lurus dengan loyalitas pada komunitas yang diikuti.

Pengalaman yang menarik dan berguna bagi teman-teman yang lain. Terima kasih noasalfha. Teruslah berkarya!

Salam Steemit

Aamiiin, semoga kita bisa sama-sama maju di steemit bang @blogiwank..

Aku masih penasaran dengan pola penaikan reputasinya.

Btw, nama aku gak dimasukin dalam daftar hiks

Ada di referensi yang aku kasih kok di atas, polanya pake log10.

Ups, sori masih pake template lama. Udah aku edit kok. :)

Nice inpohhh gan

Makasi gan udah mampir

Dari 25 ke 26 yg susah, saya butuh 2 minggu lebih.. Dari 26 s.d 32 skrg mala cuma 3 minggu aja.. Interaksi saling komentar jadi senjata utama..

25 ke 26 saya butuh 3 minggu. Tapi 26 ke 32 saya malah ga sampe seminggu nih.. Hehehe.. Alhamdulillah..

Hari ini saya dri 30 langsung 32.. Ahhah.. Alhamdulillah

Semakin sering ke downvote, reputasi bisa turun ke 19. Benarkah? Bisa turun lagi 17; jadi sweetseventeen

Bisa, saya pernah liat ada yg (17) kayaknya gara-gara suka spam komen.hati2 lho..

susah juga mau dapetin reputasi ya.. palagi yang gak bisa nulis..

Kalo komit di steemit, yang ga bisa nulis insya Allah jadi pinter..hehehe

Coin Marketplace

STEEM 0.21
TRX 0.03
JST 0.029
BTC 19058.68
ETH 595.98
SBD 2.78