Di Pundakmu; Serupa Anak Sungai Musi

in poetry •  11 months ago 

image
Source

Ketika mentari mulai mengasingkan diri
Di pundakmu akan kusimpan segala sesuatu
Pundakmu ialah lembah yang lapang,
Medan pertemuan hati dan birahi

Disanalah akan kutulis semua sajak-sajak..
Di sana pula akan kuceritakan,
Segala yang pernah datang,
Segala yang pernah hilang
.
.
Angin yang gamang membawa aroma tubuhmu
Bau rerumputan di depan perpustakaan juga tau
Sungai-sungai,
Pelepah palma,
Batu-batu keras hantam cadas
Pundakmu menjelma serupa tanggul
Dan lalu gelombang remajaku terbentur di situ!

Aku melihat segalanya
Di pundakmu ada marah
Di pundakmu ada gelisah
Di pundakmu ada keyakinan
Di pundakmu ada kenyataan

Tapi seperti apakah kenyataan itu?

Apakah kenyataan itu keras?
Sekeras hati menentang segala bentuk penindasan?
Sekeras badan melawan iblis kemiskinan?
Atau sekeras aku memahamimu?
.
.
.

Di rimba fikiranku, kekusutan kian menjalar.
Berdesak tak dapat jalan keluar
Menghadapi ibukota yang kian hari kian macet
Persaingan hidup yang semakin ruwet
Udara kota yang diperkosa
Rahim Ibu pertiwi yang diaborsi!
Hufft..
Dan akhirnya aku kembali ke desa,
Karena di desa masih banyak rumah yang ramah

Aku ingin ada di situ
Di pundakmu, akan kutulis semua sajak
Tentang tangis, marah, luka, dan cinta
Tentang mimpi remajaku yang onar!
Dan cita-cita menjadi keladi
Terhimpit di bordes kereta api
.
.
.
Kau...
Wanita yang tak banyak bicara
Wanita dengan pundak seluas samudera
Aku kembali teringat kamu
Teringat pundakmu
Cermin ketabahan seorang Ibu
Lembut namun menguatkan
Hangat tetapi bisa mendinginkan

Aku akan menulis sajak-sajak lagi
Segalanya akan kutumpahkan di situ
Di pundakmu,
Di lehermu,
Di lengan kananmu,
Di perutmu,
Serupa anak sungai Musi,
Di urat-urat susumu yang membiru
Membiru
Membiru!!!!!
.
.
.
.
.
Oh Tuhan yang maha canggih
Pemilik segala yang dimiliki

Mau kah engkau memberi restu?
Sudikah kiranya engkau ku-madu?
Aku telah jatuh cinta pada makhlukmu.

Bireuen, 13 Agustus 2018

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by mynameisman from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.

Angkat topi!!! 😲

Siapp. Terimakasih kanda hehehe