Tidak Hanya Fisik Anak, Jangan Lukai Psikis Anak Juga

in pendidikananak •  last month

Segala tingkah laku dan perlakuan orang tua kepada anak anak mengenai karakter dan sifatnya di masa depan. Anda perlu berkaca tentang apa saja yang sudah Anda lakukan terhadap anak Anda. Adakah perlakuan - perlakuan yang mungkin melukai si kecil baim secara psikis maupun fisik.


Gambar 1. Anak kecil

Melukai anak secara fisik adalah perkara yang jelas karena tindakannya yang nyata berkebalikan dengan melukai anak secara psikis karena tindakannya yang tidak ketara dan sering kali di sepelekan. Padahal psikis anak adalah perkara penting yang akan membentuk karakternya di masa mendatang.

Memberikan ejekan pada anak

Orangtua kok mengejek anaknya? Jika ini terjadi, sama saja orang tua mengejek dirinya lebih buruk dari pada anaknya. Karena anak dilahirkan oleh orang tuanya, seperti cinta yang terus melahirkan kebaikan. Kalau orang tuanya baik maka anak yang dilahirkan juga baik –hitungan mayoritas. Ejekan akan berefek pada psikologis anak yang menyebabkan anak merasa selalu saja buruk di mata orang tuanya, seperti orang yang tidak diinginkan keberadaannya.

Hindari membandingkan anak

Ingat ibu-ibu dan bapak-bapak, setiap anak itu berbeda-beda. Berbeda dari segi fisik, kecerdasan, keunggulan. Maka hindarilah membandingkan anak anda dengan anak yang lainnya. Angkat dan dukunglah kelebihan anak anda. Membandingkan anak dalam keburukan anak akan menyebabkan anak menjadi orang yang tidak percaya diri dengan kemampuan dan keunggulannya, menyebabkan anak malu pada orang tuanya sendiri. Kalau ini sudah terjadi, lalu siapa yang akan menjadi teman terbaik bagi anak.

Kekurangan tidak untuk ditonjolkan

Jangan pernah menunjukan sisi lemah anak Anda. Nantinya anak akan merasa rendah diri dan tidak berani untuk survive bahkan menjadi orang menjadi mudah putus asa.

Lebih baik membesarkan hati anak dengan memberikan reinforcement, itu kalau bahasa akademiknya. Artinya orang tua harus memberi penguatan seperti “pekerjaanmu luar biasa bagusnya, anakku”.

Berlebihan dalam memarahi anak

Marah memang kadang diperlukan akan tetapi, marah tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi akan menambah masalah. Apalagi kalau memarahi anak, ini akan menyebabkan bertambahnya masalah pada anak. Membuat anak akan takut dengan orang tuanya sendiri. Sehingga menyebabkan rumah bukanlah terbaik untuk dirinya dan selalu ingin keluar dari rumah yang terus terasa kejam. Hindari memarahi anak lebih baik, ungkapkan hal-hal yang menyejukan anak dengan nasehat. Itu akan berakibat positif bagi anak.

Keluarkanlah kata-kata yang membawa manfaat pada anak-anak anda. Sehingga anak akan terus terdidik menjadi orang yang selalu mengatakan kebaikan dan membawa manfaat yang akan menjadi citra kebaikan anda sebagai orang tua anak.

Mendidik dan merawat anak bukanlah perkara yang mudah. Untuk itu sebagai orang tua Anda baiknya selalu mempertimbangkan perlakuan Anda kepada anak Anda yang kiranya dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak.

Oleh : Call Me
(myphone1714@gmail.com)

Referensi :

Referensi gambar :

Byteball tebar hadiah. Segera klaim airdrop anda!.

Voting bot @kakibukit: kirim 0.002 - 0.04 SBD + memo = URL, voting setiap 2.4 jam, min ROI 10%, max age 3.5 hari, jenis posting bukan komentar.

Pilih @puncakbukit Sebagai Witness Anda - setiap suara menentukan.

  • Akses halaman Witness Voting.
  • Scroll down sampai bawah.
  • Ketik "puncakbukit" di textbox berikut.
  • Klik tombol "VOTE".
  • Kami akan follow anda.. ;-)
  • My Witness Update

Lihat juga:

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!