Kekeliruan-Kekeliruan Mendidik Anak Lelaki

in pendidikananak •  6 months ago 

Tak tertutup kemungkinan, terkadang kita melakukan berbagai kekeliruan dalam mendidik anak. Termasuk juga bila kita memiliki seorang anak lelaki Lalu, kekeliruan-kekeliruan apa saja yang terkadang kurang tepat namun dianggap tepat oleh orang tua umumnya dalam mendidik anak lelaki? Berikut beberapa kekeliruan tersebut. Sebagai orang tua yang memiliki anak lelaki, tak ada salahnya kita lebih memahaminya


Gambar 1. Bagaimana Sebaiknya Mendidik Anak Lelaki?

Mendorong Anak Agar Selalu Mengikuti Pola Pikir Orang Tua.

Umumnya, orang tua biasa selalu mendorong sang anak agar mengikuti pola pikir orang tuanya. Padahal, seorang, anak lelaki sebenarnya memiliki sudut pandang pemikiran sendiri. Yang terpenting, sudut pandang pemikiran sang anak tak menyimpang dan tak keliru. Bila kita terus mendorong sang anak agar mengikuti pola pikir kita, tak tertutup kemungkinan akan menghambat perkembangan kemampuan pola pikir sang anak. Perbedaan pemikiran orang tua dengan sang akan sebaiknya tak berujung menjadi konflik. Ambil contoh yang paling sederhana. Bila sang anak bermain game puzzle, biarkan sang anak menemukan cara tersendiri untuk menyelesaikan permainan tersebut.

Menerapkan Banyak Peraturan.

Secara psikologis, dalam masa perkembangan, anak lelaki secara mendasar ingin merasakan kebebasan mengenal dunia. Karenanya, kita sebaiknya tidak menerapkan banyak peraturan yang mengekang kebebasannya. Bila kita menerapkan beragam peraturan, sebenarnya menghambat perkembangannya dan proses belajarnya. Ambil contoh, bila kita melarang sang anak bermain di luar rumah dengan begitu ketat, sebenarnya akan menghambat perkembangannya dan proses belajarnya mengenal dunia.

Membiarkan Sang Anak yang Merasa Bosan.

Bila sang anak merasa bosan, biasanya emosi sang anak akan cepat naik. Selain itu, bila sang akan memiliki saudara kandung, biasanya akan mengganggu mereka. Selain itu, tak tertutup kemungkinan juga, sang anak mudah mengeluh. Sang anak yang merasa bosan pun tak tertutup kemungkinan akan menghambat perkembangannya. Misalnya, sang akan kurang memiliki motivasi ataupun kurang serius dalam belajar. Nah, agar sang anak tak merasa bosan, kita dapat mengajaknya bermain bersamanya. Ataupun, membiarkan sang anak bermain bersama teman-teman sebayanya.

Tak Mengajak Sang Anak Melakukan ‘Aktivitas Lembut’.

Secara mendasar, anak lelaki memang senang melakukan hal-hal yang ‘berbau’ fisik. Misalnya, olahraga sepakbola, memanjat pohon, adu kuat dan adu cepat dengan temannya, dan sebagainya. Padahal, ‘aktivitas-aktivitas lembut’ sesungguhnya penting juga bagi perkembangan anak. Beberapa ‘aktivitas lembut’ antara lain menikmati keindahan lukisan, mendengarkan musik, melukis ataupun menggambar, bermain ataupun mendengarkan musik, berekreasi menikmati keindahan alam, dan lain-lain. Kita, sebagai orang tua, tak ada salahnya mengajak sang anak untuk melakukan aktivitas-aktivitas tersebut.

Tak Memperlakukan Anak Lelaki Sebagai Anak Lelaki.

Anak lelaki memiliki karakteristik yang khas. Sebagainya, kita mesti memahami karakteristik tersebut. Misalnya, sang anak lelaki kita baru saja berkelahi dengan temannya. Daripada kita memarahi perbuatannya tersebut, lebih kita mendidik sang anak agar lebih mampu meredam emosinya. Memang, secara psikologis, bagi anak lelaki, perkelahian memang hal lumrah. Namun, tak lantas kita membiarkan anak kita berkelahi.

Demikian, kekeliruan dalam mendidik anak lelaki. Nah, apakah terdapat satu ataupun lebih kekeliruan tersebut yang kita lakukan? Bila ya, tak ada salahnya lekas memperbaikinya.

Oleh: Rahadian
([email protected])

Referensi:

Gambar:

  • https ://pixabay.com/id/anak-anak-laki-laki-potret-817373/

Byteball tebar hadiah. Segera klaim airdrop anda!.

Voting bot @kakibukit: kirim 0.002 - 0.04 SBD + memo = URL, voting setiap 2.4 jam, min ROI 10%, max age 3.5 hari, jenis posting bukan komentar.

Pilih @puncakbukit Sebagai Witness Anda - setiap suara menentukan.

  • Akses halaman Witness Voting.
  • Scroll down sampai bawah.
  • Ketik "puncakbukit" di textbox berikut.
  • Klik tombol "VOTE".
  • Kami akan follow anda.. ;-)
  • My Witness Update

Lihat juga:

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!