Sejarah Menarik Di Balik Logo I Love New York

in logo •  17 days ago

Bagi sebagian anak muda saat ini, begitu akrab dengan logo I Love New York. Logo ini biasa disematkan pada kaos sebagai desain grafis. Nah, di balik kepopulerannya, logo I Love New York menyimpan sejarah yang begitu menarik untuk kita simak. Logo tersebut awalnya tak dirancang sebagai logo fashion. Lalu, sejarah apa yang terkandung dalam logo yang berwarna merah dan hitam tersebut?


Gambar 1. Logo I Love New York

Pada pertengahan tahun 70an, New York termasuk kota yang rawan kriminalitas. Tingginya tingkat kriminalitas menyebabkan menurunnya jumlah turis, baik turis lokal maupun mancanegara, yang melancong ke kota tersebut. Untuk kembali mengangkat citra kota tersebut, otoritas pariwisata setempat mengadakan kampanye New York sebagai kota yang aman dikunjungi. Bahkan, lagu jingle I love New York pun diciptakan juga. Agar sukses, kampanye tersebut menggunakan media-media strategis, seperti televisi dan koran.

Setelah kampanye tersebut berlangsung beberapa bulan, belum ada logo resmi. Karenanya, otoritas setempat merasa membutuhkan logo sebagai simbol kampanye. Untuk membuat logo, otoritas setempat menyewa konsultan periklanan lokal. Konsulitan ini merekrut seorang desainer grafis bernama Milton Glasser. Ia membuat logo I Love New York untuk mensukseskan kampanye tersebut.

Logo I Love New York mulai diperkenalkan kepada masyarakat luas sejak tahun 1977. Menariknya, meskipun logo I Love New York termasuk desain yang simple, logo ini mampu mengubah paradigma sebagian besar orang terhadap kota New York. Berkat logo tersebut, dilansir dari situs logodesignlove.com com, mampu mendatangkan sekitar 140 juta turis per tahun hingga saat ini. Terlepas dari faktor kriminalitas kota tersebut, para turis merasa nyaman berlibur di kota tersebut.

Lalu, apa makna logo tersebut? Huruf I,N, dan Y yang didekatkan dengan simbol hati berwarna merah memaknakan bahwa kota New York begitu dekat dengan siapapun. Selain itu, memaknakan rasa cinta yang tak terbatas terhadap kota tersebut. Hati diberi warna merah agar lebih menarik perhatian orang yang memandangnya.

Seiring waktu, logo ini menjelma menjadi logo yang populer di berbagai belahan dunia. Termasuk juga di Indonesia. Karenanya, logo ini relatif mudah kita temukan di pasaran. Logo ini pun sudah mendapatkan lisensi. Pemegang lisensinya yaitu New York Empire State Development, otoritas lokal yang bertugas memberdayakan ekonomi masyarakat setempat.

Demikian, sejarah menarik di balik logo I Love New York. Kesimpulannya, logo dapat menjadi media strategis untuk menanamkan hal tertentu kepada masyarakat luas. Dapat juga menyimpulkan satu point penting bahwa salah satu tolak ukur logo yang berhasil dan sukses yaitu logo yang mampu mengubah paradigma kebanyakan orang seperti halnya logo I love New York. “Logo sudah seharusnya seperti itu”, tutur Milton Glasser, dilansir dari situs logoworks.com. Logo yang berkualitas pun tak mesti terlihat canggih ataupun terlalu rumit.

Oleh: Rahadian
(mas_rahadian@yahoo.co.id)

Referensi:

  1. https://www.logoworks.com/blog/a-brief-history-of-the-i-love-new-york-logo/
  2. http://www.logodesignlove.com/i-love-new-york-logo

Sumber Gambar:

  1. https ://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d5/I_Love_New_York.svg/2000px-I_Love_New_York.svg.png

Pilih Kami Sebagai Witness Anda - setiap suara menentukan.

Lihat juga:

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  trending

sangat informatif, kami baru tahu sejarah logo tersebut. Thanks gan

Menarik Ulasan kisah Asal dari Loggo tersebut, terima kasih atas SHARINGnya Kak @puncakbukit

This post has received a 4.11 % upvote from @buildawhale thanks to: @puncakbukit. Send at least 1 SBD to @buildawhale with a post link in the memo field for a portion of the next vote.

To support our daily curation initiative, please vote on my owner, @themarkymark, as a Steem Witness