Betapa Mahalnya Kesehatan Itu (Renungan)

in life •  18 days ago

image

Hari Rabu kemarin ibu saya harus dilarikan kerumah sakit. Luka bekas operasi pada kakinya 12 hari yang lalu kembali kambuh karena infeksi yang kembali menjalar dan makin membesar, dan mengharuskannya untuk mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Namun setelah tiba dirumah sakit, dokter yang menangani ibu saya berkata kepada saya,

Ibu anda harus di rujuk ke rumah sakit provinsi di Banda Aceh, Untuk mendapat layanan operasi dan perawatan lebih intensif.

Sore itu juga saya dan beberapa keluarga dekat langsung merujuknya ke rumah sakit di ibukota propinsi Aceh. Dalam perjalanan dari Kota Lhokseumawe - Banda Aceh, saya tersadar, bahwa betapa mahalnya harga kesehatan itu. Benar-benar mahal.

Kita seringkali menyia-nyiakan kesehatan ketika badan masih sehat dan tak ada gangguan dari penyakit apapun. Makan sesuka hati. Begadang semaunya dan menaruh tubuh dengan beban tak terkira. Semua kita lakukan dengan hanya satu tujuan: kepuasan sesaat dan lainnya tidak ada. Barangkali, tubuh kita sudah lelah dan meronta dengan kelakuan kita. Tapi ia luput bersuara.

image

Barulah ketika sakit datang kita tersadar, bahwa, selama ini kita telah memaksa tubuh untuk merasakan letih yang kelewat. Ia, tubuh kita, sudah berada pada batas yang luar biasa lelah oleh semua kelakuan kita. Hingga pada titik dan derajat tertentu, ia menyerah. Ia jatuh sakit dan kita terkapar. Saat itulah semua sesal dan sadar muncul. Tapi telat, tubuh sudah terlanjur sakit. Dan kita perlu mengeluarkan biaya untuk memulihkannya.


image

Sumber

Kita sangat sering menyepelekan hal-hal kecil yang berhubungan dengan kesehatan ketika tubuh baik-baik saja. Saya, Anda dan kita mungkin demikian. Terlalu acuh pada pola tidur misalnya. Seingat saya, saya adalah manusia dengan pola tidur paling tidak teratur. Sangat jarang rasanya tidur di bawah jam 22.00 WIB. Bagi kita, tidur jam segitu adalah pecundang.

Karena jam tidur orang-orang seperti saya, Anda dan kita adalah lewat tengah malam. Kadang jam 03.00 dini hari mata baru bisa terpejam. Dan celakanya kita mesti bangun pagi untuk shalat subuh dan berbagai rutinitas lainnya.

Sekarang kita belum merasakan efeknya. Tidur jam segitu tubuh kita tetap oke dan tak sakit. Tapi ingat, nanti, ketika kita menua semua efek itu ajan datang menuntut!

Saat tualah semua penyakit yang kita cari sendiri dengan pola tidur berantakan datang menagih tempat. Tulang keropos datang, asam urat tiba, dan berbagai penyakit lainnya juga berbondong-bondong menyerang tubuh. Saat itu terjadi, kita tak bisa berkelit. Mereka, penyakit itu, datang karena kita undang ketika kita muda. Ingat, mereka kita yang undang.


image

Sumber

Nah, ketika sakit itulah kita sadar bahwa semua yang kita lakukan ketika muda tak semuanya benar. Saat itulah kita sadar bahwa ketika muda kita adalah orang-orang yang abai dengan kondisi tubuh. Kita adalah orang-orang yang menumpuk penyakit dan memanennya saat usia senja. Percayalah, ketika itu terjadi kita menjadi pesakita yang kesal perbuatan kita dulu.

image

Sumber

Oleh karena itu duhai sahabat Steemian semua, mulailah perhatikan tubuh dan kesehatannya. Jangan sekali-kali memaksanya melakukan rutinitas tak perlu. Berikan istirahat yang cukup untuknya. Jaga ia sebaik mungkin. Karena sakit itu tak enak. Kesehatan itu mahal. Sangat mahal bahkan. Dan itu hanya terlihat betul ketika kita tua nanti.

image

Oleh sebab itu, selagi kita sehat dan muda, jagalah kesehatan. Jika perasaan mantan saja bisa kita jaga, apa pasal kita tak bisa menjaga kesehatan tubuh kita sendiri??

Betul apa betul?

Inilah ocehan saya siang hari ini, dari ruang rawatan RAUDHAH 6. RS.Zainal Abidin semoga tulisan ini menjadi bacaan yang bermanfaat untuk teman-teman Steemian semua.

Salam
@owner99.. :)

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

sangat setuju dengan yang bang owner bilang, kesehatan memang mahal jika kita tidak menjaganya. Kami doakan semoga cepat sembuh ibunya bang,,, Aamiin ya Rabbal ‘Alamin

Semoga lekas diberikan kesehatan ibundanya brader..

Loen doakan, seumoga beubagah puleh..

·

Amin, terima kasih saudaraku

Posted using Partiko Android

Betul pisan bang @owner99

Semoga ibundanya cepat diberi kesembuhan dan sehat seperti sedia kala.

salam kenal dan sukses selalu

·

terima kasih kang @imam03, hatur nuhun.. salam kenal kembali

Posted using Partiko Android

Semoga diberikan kesembuhan untuk ibundanya..

Posted using Partiko Android

Menjaga kesehatan adalah hal yang utama, saya berharap semoga ibunda cepat sembuh. Amiin.

Perasaan mantan dijaga, tubuh sendiri disiksa.

Posted using Partiko Android

Semoga ibunda lekas sembuhseperti sedia kala doa dari kami

Cepat sembuh mom, doa kami untuk mu

·

terima kasih bg @ziapase, amin ya Allah

Posted using Partiko Android

Reminder buat saya yang kalau lembur nulis bisa ga tidur 2 hari.

Semoga lekas membaik buat ibunya, Bang.

Insya Allah ,cepat sembuh. Cut bang @owner99. Dan jangan lupa baca *Ya Khafi, Ya Shyafi dan selawat Nabi Muhammad SAW. Ya Rahman, Ya Rahim sembuhkanlah bunda kami. Kuatkanlah imannya dalam menghadapi ujian-Mu. Aamiin ya Rabbi bi Rabbi.

Menjaga kesehatan memang sudah jadi kewajiban kita..

Semoga lekas sembuh

Semoga cepat sembuh bang... semoga selalu dalam lindungan Allah SWT...

Semoga ibunya bang @owner99 bisa cepat sembuh, dan sehat kembali... Amiiin.

Bismillahirrahmanirrahim...
Semoga ibu bang @owner99 cepat sembuh ya allah .. Amin....

semoga cepat sembuh ibu Bg owner dan semoga kedepannya sehat wal,afiat dan di jauhkah dari segala penyakit aminnn...,,
Dan postingan Bg owner juga sangat bermanfaat bagi saya.

Beutoi bg @owner99 lagee droneuh tuleh nyan....
Kamoe mandum meudoa semoga ibu cepat sembuh..
Beumudah segala urusan dan beeutroh lagee ban hajat..

اَللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ البَاسَ، اِشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا
Amin ya Allah ya rabbal Alamin.

Meuah telat..hari Jumat full lon seumeubeut dari malam..