Lembang, Benarkah ada Pungli ?

in indonesia •  14 days ago


Liburan atau holiday bahasa kerennya tentu hal yang sangat dinati-nantikan oleh setiaap orang. Khususnya bagi anak-anak sekolah. Mereka menantikan bisa berlibur ke suatu tempat yang bisa membuat mereka senang. Tak jarang mereka sudah mempersiapkan itu semua jauh-jauh hari. Mesan tempat nginap, menentukan akan liburan ke mana. Semua itu sudah disiapkan dengan matang.

Tapi keluarga saya berbeda dari hal di atas. Menyambut liburan kami tidak mempersiapkan apapun mau liburan ke mana atau nginap di mana. Kami sambut seperti hari-hari biasanya saja. Meskipun kami juga mengadakan liburan tapi itu secara mendadak. Dan tanpa tujuan yang pasti. Kenapa dibilang tanpa tujuan?
Sebab tempat yang kami ingin kunjungi secara mendadak itu sama sekali tidak kami ketahui di mana lokasinya.

Dengan bantuan google map akhirnya bisa ditemukan lokasinya di mana. Kami berangkat dari rumah berlima. Demi menyenangkan sang buah hati kami berangkat dengan kondisi jalanan sudah sangat macet dan dengan segala resiko. Kenapa demikian?
Karena yakin tidak bisa mendapatkan tempat menginap. Meskipun demikian kami tetap nekad untuk bisa sampai ke lokasi yaitu Lembang, Bandung

Lembang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan ini berjarak sekitar 22 kilometer dari ibukota Kabupaten Bandung Barat ke arah timur laut melalui Cisarua.
Daerah ini sekarang terkenal dengan berbagai wahana tempat rekreasi. Antara lain: Maribaya (wisata alam dengan berbagai permainan), Farm house (tempat-tempat unik yang dibikin seperti berada di luar negeri), Tangkuban Perahu dan lain-lain. Tak heran jika setiap musim liburan daerah ini dipadati pengunjung dari berbagai daerah bahkan pengunjung dari manca negara. Bahkan tempat-tempat penginapan full tanpa tersisah.

Untuk sampai ke Lembang ini dibutuhkan waktu normal kurang lebih 8 jam menggunakan angkutan pribadi. Sementara kalau dalam kondisi liburan dengan kemacetan yang luar biasa bisa satu hari satu malam sampai di Lembangnya saja belum sampai ke tempat wisatanya. Sementara untuk menempuh perjalanan hingga sampai ke lokasi wahana bisa berjam-jam karena kondisi jalanan macet parah.

Sesampainya di lokasi wisata tentunya kita sangat riang dengan lokasi yang begitu sejuk jauh dari kebisingan. Benar-benar bagus untuk relaksasi.
Namun sayang, ada hal yang membuat kecewa setelah kita menempuh kemacetan dan berbagai hal di jalanan setelah sampai di lokasi wisata. Yaitu sistem manajemen dari pengelolah lokasi wisata yang tidak terkonsep dengan baik. Membuat sebagian pengunjung kecewa karena sistem manajemannya. Contohnya: pembayaran tiket masuk ke lokasi dipatok sudah sangat mahal perorangnya tapi tenyata setelah kita masuk dan mau mengunjungi setiap wahana kita harus bayar kembali dengan harga yang lumayan mahal. Belum lagi jika kita foto di spot-spot yang bagus dan diabadikan oleh jeperetan seorang photografer. Untuk mengambil filenya saja kita harus bayar dan harus antri juga. Kita jadi seperti tertipu setelah masuk ke wahana ini.

Pengambilan file dari hasil jepretan photografer lokasi wahana Maribaya satu file foto sepuluh ribu. Padahal itu hanya memindahkan file saja. Bayangkan jika sampai 10 file foto kita sudah seratus ribu rupiah harus merogoh kocek kita lagi. Belum lagi antrian yang begitu panjangnya. Tak jarang ada salah satu bapak-bapak yang menggerutu dengan sistem manajemen lokasi wahana ini. Sudah melalui macet yang begitu panjang di tempat wisata juga harus mengantri panjang hanya untuk mengambil file foto.

Kurang bagusnya sistem manajemen lokasi wisata di Lembang ini bisa berdampak buruk untuk kedepannya jika tidak diperbaiki. Jangan sampai hal ini dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab sehingga membuat citra lokasi wisata ini menjadi buruk bagi pecinta wisata. Lebih diperhatikan lagi sistem manajemennya jangan sampai terdapat pungli di dalamnya. Tujuan Wisatawan datang berkunjung ke sana dengan menembus kemacetan berharap bisa relaksasi di lokasi wisata yang mereka tuju. Bukan untuk menambah ketegangan dengan mengahadapi hal di atas.

Semoga pengelolah tempat-tempat wisata khususnya di daerah Lembang lebih memperhatikan itu semua. Pelayanan yang bagus akan meninggalkan kesan yang bagus. Begitupun sebaliknya.

Depok, 4 Januari 2019
willyana.com



Posted from my blog with SteemPress : https://willyana.com/2019/01/04/lembang-benarkah-ada-pungli/

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Congratulations willyana, you made your first post using Share2Steem !

You reached LVL 1 and earned 0.02 SBD !
Move to LVL 2 by making 3 posts in 3 days !

!tipuvote 0.02

Check the achievements list on https://share2steem.io !

Participate in our Christmas Challenge : 5 SBI shares to win !

This message is generated automatically.

This post is supported by $0.02 @tipU upvote funded by @share2steem :)
@tipU voting service guide | For investors.

Congratulations @willyana! You received a personal award!

1 Year on Steemit

Click here to view your Board

Do not miss the last post from @steemitboard:

SteemitBoard - Witness Update

Support SteemitBoard's project! Vote for its witness and get one more award!