Kebaikan itu Keniscayaan sedangkan Kejahatan itu Pilihan

in indonesia •  6 months ago

Selamat malam sahabat steemian semuanya, bagaimana kabarnya? Semoga semuanya baik baik saja dan selalu sanggup menjalankan aktivitas kesehariannya didunia nyata maupun didunia maya.  

credit

Baiklah, pada kesempatan ini, kita akan mengambil referensi motivasi dari salah sorang ilmuan Islam sekaligus salah satu orang terdekat Nabi Muhammad SAW yaitu Ali bin Abi Thalib. Sejarah mencatat bahwa dalam sebuah kesempatan Ali mengungkapkan perasaannya dalam bentuk kata-kata bijak yang berbunyi:  

Angin berhembus tidak untuk menggoyangkan pepohonan, tetapi menguji kekuatan akarnya |Ali bin Abi Thalib

Seorang Ali merupakan manusia yang hidup dan menjadi sahabat Nabi Muhammad pada masa awal-awal berkembangnya agama Islam. Bila kita analogikan dengan steemit, mungkin beliau adalah witness yang memiliki fikiran hebat dan mampu menangkap banyak hal dari perkembangan agama Islam.    

credit

Melihat sisi historis seorang Saidina Ali, maka rasanya kata-kata yang dikeluarkannya memiliki dasar yang kuat berdasarkan pengalaman hidupnya, sehingga dapat menjadi salah satu inspirasi dalam kehidupan. Kata-kata angin berhembus memiliki makna halangan dan rintangan dalam menjalani kehidupan, rintangan ini tidak pernah berhenti sebagaimana angin yang tidak pernah berhenti.   

Antara angin dan permasalahan hidup  

Angin merupakan udara yang mengalir secara terus menerus dari wilayah yang bertekanan udara tinggi ke wilayah yang bertekanan udara rendah. Sejujurnya laju angin ini tidak pernah berhenti, hanya saja kekuatannya yang kadang berkurang dan kadang bertambah sehingga menciptakan berbagai kesan tersendiri bagi lingkungan. Permasalahan hidup itu ibarat dengan angin karena ia pun tidak pernah berhenti kita alami, hanya saja kadang permasalahnnya besar namun kadang kecil tergantung dari keadaan dilingkungan. Kejadian ini mengisyaratkan seorang Saidina Ali untuk mengibaratkannya.  

credit

Permasalahan hidup yang tidak pernah berhenti ini disebabkan oleh kebutuhan hidup yang terus bertambah, keadaan ini mendorong seseorang untuk berjuang mencukupkannya. Nah, dalam mencukupkan kebutuhan hidup maka seseorang pasti akan dihadapkan dengan berbagai permasalahan baik itu besar maupun kecil.  

Resiko dari permasalahan hidup tergantung dari kebutuhan yang dicari, bila kebutuhan besar maka resiko yang harus dihadapi juga besar begitu juga sebaliknya. Lalu apa yang harus dipersiapkan untuk menanganinya? Silahkan lanjutkan membaca.  

Angin itu untuk menguji kekuatan akar pepohonan 

Inilah yang harus diperhatikan baik-baik. Bila angin diibaratkan sebagai permasalahan, maka akar pepohonan diibaratkan sebagai tekad dan landasan berpijak. Nah, ketika kita berbicara tentang landasan berpijak maka kita akan bertemu pada titik asal kenapa kita harus melakukan sebuah hal tersebut.   

Analogi sederhana ketika kita lapar maka kita butuh makan, lantas kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi rasa lapar tersebut. Dalam memenuhi keinginan menghilangkan rasa lapar maka kita perlu usaha yang kuat agar mendapatkan makanan. Nah, disilah muncul berbagai permasalahan, ada yang bekerja keras, bekerja cerdas, meminta-minta, mencuri, merampok dan sebagainya. Intinya tujuannya adalah untuk mengatasi rasa lapar.  

credit

Orang bijak dan benar akan memilah jalan terbaik dan resiko terkecil untuk mencapai keinginan. Tentunya kita tidak akan mencuri atau merampok dan perbuatan jahat lainnya, karena resikonya cukup besar. Nah, disilah kita perlu tekad yang kuat dan landasan berfikir yang baik dan bijaksanan untuk memenuhinya. Orang yang berlatar belakang baik, maka baiklah perbuatannya sedangkan orang yang berlatang belakang jahat, maka biasanya jahatlah perbuatannya.  

Disisi lain, baik adalah keniscayaan sedangkan jahat adalah pilihan. Setiap orang jahat pun tahu bahwa kejahatannya tidak termaafkan, hanya saja mereka tidak bisa menemukan jalan yang lebih bagus tanpa ada yang menuntunnya. Mereka juga sadar badai terlalu besar menggoyangkannya bila berkelakuan jahat, tetapi mereka tidak menemukan jalan keluar darinya.   

Semoga saja, orang yang baik akan kokoh dengan kebaikannya walaupun ada badai yang besar, dan orang jahat akan terangkat akar-akar kejahatannya dengan badai yang besar, sehingga mereka bisa keluar dari jeratan kejahatan dengan bantuan badai yang menghampirinya.  

Sekian artikel yang singkat ini, mungkin sedikit berfilosofi maka menjadikannya agak panjang dan terbelit-belit, kesimpulan terakhir adalah kebaikan itu keniscayaan sedangkan kejahatan itu pilihan. Terimakasih telah membaca, semoga bermanfaat.  

Banda Aceh, 29 Mei 2018 ׀ @muktaridha  


Sevenfingers discord || Indonesia Steemit Community discord

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!