The Diary Game Season 3, Better Life, Rabu, 29 September 2021

in zzan2 months ago

Salam sahabat steemian.

Pagi ini aku bangun lebih cepat dari biasanya karena jadwal mengajar ku pagi-pagi sekali. Aku langsung berangkat ke sekolah setelah membereskan rumah dan anak-anak. Kondisi jalan yang licin karena hujan yang mengguyur semalaman, membuatku tidak bisa mengebut. Alhasil aku terlambat tiba disekolah. Hanya dua menit keterlambatan ku, tapi gerbang sekolah sudah terkunci.

IMG_20210929_075651.jpg
dari kejauhan aku masih bisa memantau kapan gerbang sekolah dibuka

Aku segera memutar arah dan memilih menunggu pintu dibuka didepan toko kakak iparku. Dari sini, aku bisa melihat gerbang sekolah dengan lebih leluasa. Nampak beberapa orang temanku juga terjaring diluar. Pintu baru terbuka, tepat jam 8.15 pagi. Aku segera melaju ke sekolah, masuk kantor untuk mengambil perlengkapan mengajar dan segera masuk kelas.

Kelas pertama yang ku masuki, siswa nya hanya lima orang. Mungkin pengaruh cuaca mendung dan hujan rintik-rintik yang kerap terjadi akhir-akhir ini, membuat siswa malas beraktifitas diluar. Meskipun begitu, kelas ku tetap belajar seperti biasa. Dikelas ini, aku mengajar sampai jam 9 pagi.

IMG_20210929_091535.jpg
Seorang mahasiswi sedang membagikan angket untuk bahan penelitian nya

Saat aku ingin masuk kelas VIII/1, seorang mahasiswi menghampiri ku. Dia meminta izin ku untuk mengadakan penelitian untuk tugas akhirnya di kelasku. Aku mengizinkan dengan tetap aku yang mengawasi di dalam. Setelah penelitian berakhir, mahasiswi tersebut meminta izin untuk berfoto bersama sebagai dokumentasi tugas akhir nya.

IMG_20210929_171719.jpg
foto bersama untuk dokumentasi mahasiswi

Tugasku disekolah berakhir di jam 12.20 siang. Kami semua tidak langsung pulang, karena hari ini ada undangan untuk menghadiri peringatan tiga puluh hari meninggalnya Bu Nurlaila, salah satu sahabat kami. Jarak dari sekolah ke rumah acara lumayan jauh. Ditambah dengan kondisi jalan yang parah, berlobang disana sini, membuat kami tiba lebih lama.

Cuaca pun mulai kembali gerimis. Namun Alhamdulillah kami tiba dirumah yang dituju, tanpa kebasahan. Setelah berbincang sejenak dengan pihak keluarga, kami mencicipi hidangan yang sudah tersedia. Sebelum pulang, kami masih sempat mendatangi tempat peristirahatan terakhir almarhumah. Setelah nya kami langsung kembali ke rumah masing-masing.

IMG_20210929_171805.jpg
saat kami di rumah almarhumah Bu Laila

Tiba dirumah, aku membersihkan diri dan sholat, kemudian menemani anak-anak yang sedang belajar. Sebelum Ashar tiba, aku membersihkan rumah terutama ruangan depan lebih awal. Karena setelah Ashar, guru ngaji anak-anak akan datang.

Setelah sholat Ashar, aku memandikan anak-anak dan menyuruh mereka bersiap-siap menunggu guru ngaji datang. Saat anak-anak mulai sibuk mengaji, aku lanjut bersih-bersih rumah dan merapikan kamar. Tak lupa, aku membuatkan minuman dan makanan kecil untuk guru ngaji anak-anak.

Waktu berlalu dengan cepat. Malam harinya, kegiatan ku hanya dirumah, menyimak hapalan perkalian Sikembar, dan juga menemani Sikakak belajar. Kami beristirahat dikamar, kala jarum jam berada di angka 9 malam.

Coin Marketplace

STEEM 0.49
TRX 0.09
JST 0.063
BTC 49617.93
ETH 4229.68
BNB 574.75
SBD 6.00