Ketika Ramos Memuji Mantan Pelatih Barcelona

in football •  25 days ago

Ada satu adigium menarik yang sudah jamak kita dengar di dunia politik yakni; “tak ada teman maupun lawan abadi dalam politik, yang ada hanyalah kepentingan”.


Sergio Ramos

Adigium ini yang sering kita dengarkan dalam perpolitikan. Ungkapan tersebut popular bukan tanpa sebab dan alasan. Adigium tersebut lahir setelah melewati proses yang begitu panjang dalam kehidupan, ia telah mengalami manis pahitnya perjalanan perpolitikan juga telah merasakan ganasnya perpolitikan.

Namun, kali ini saya ingin "menyeret" adigium itu dalam rona sepakbola. Ya, sepakbola yang melibatkan Sergio Ramos sebagai simbol Real Madrid dan pelatih Spanyol Luis Enrique sebagai "duta" Barcelona.

Kita tahu, konflik klasik sepakbola Spanyol selalu disimbolisasi oleh Barcelona dan Real Madrid dalam tajuk El Classico. Ada sejarah panjang yang membuat dua klub itu punya misi lain dalam sepakbola.

Ternyata, untuk kepentingan yang agung dalam hal ini sepakbola nasional, "konflik klasik" Barca dan Madrid tertutup dengan kepentingan negara pada laga tim Nasional.

Karena itu, atas nama kepentingan nasional, tak segan pula bek Real Madrid yang juga kapten tim nasional Spanyol, Sergio Ramos melontarkan pujian untuk pelatihnya, Luis Enrique.

Ramos memuji dampak pelatih baru Matador itu seusai timnya menang 2-1 di kualifikasi Euro 2020. Spanyol mengalahkan Norwegia 2-1 di Valencia pada Sabtu kemarin waktu lokal.

Memang, La Furia Roja membutuhkan penalti dari Ramos untuk mengamankan tiga poin. Apalagi sebelumnya, pemain tim tamu Josh King membatalkan gol pembuka Spanyol lewat sepakan Rodrigo Moreno.

Tambahan gol itu membuat Ramos selalu mencetak gol dalam lima penampilan berturut-turut untuk Spanyol.

Melihat penampilan Timnas, Ramos berpikir, kini tim sudah berada di tangan yang tepat setelah federa menunjuk mantan pelatih Barcelona Luis Enrique.

"Anda selalu memiliki impian dan tujuan mencapai sesuatu yang penting," kata Ramos kepada TVE.

"Kami berada dalam dinamika baru bekerja dengan pelatih yang memiliki filosofi permainan yang bagus. Maka kami akan melihat pertandingan demi pertandingan. Menang akan membuat kami merasa lebih percaya diri."

"Sebuah jalan baru dimulai dan cara apa yang lebih baik daripada mulai menang melawan lawan yang membuatnya rumit terlepas dari kenyataan bahwa kami menguasai bola [permainan]? Kami tahu itu akan menyakitkan."

Sementara itu, Luis Enrique tidak ragu menunjuk Ramos untuk mengeksekusi penalti. Bek Madridi ini mengalahkan Rune Jarstein dengan sepakan Panenka setelah kiper itu melanggar Alvaro Morata di kotak penalti.

"Sergio Ramos adalah pemain unik dalam sejarah sepakbola dunia," kata pelatih Spanyol, Luis Enrique itu kepada Teledeporte.

"Seorang pemain dengan kepribadian itu, aku tahu dia akan menembak dengan baik."


Posted from my blog with SteemPress : http://pedagangkata.com/2019/03/24/ketika-ramos-memuji-mantan-pelatih-barcelona/

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!