Piala Dunia 2018, Kesempatan Ronaldo Balas Dua Kekalahan Menyakitkan dari Spanyol

in esteem •  last year 

image

Portugal berada satu grup dengan Spanyol pada putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Kedua tim yang menghuni Grup B bersama Maroko dan Iran akan saling berhadapan di Sochi pada 15 Juni 2018 mendatang.

Portugal memiliki catatan buruk di dua pertemuan terakhir mereka dengan Spanyol di turnamen besar. Laga kontra Spanyol menjadi kesempatan bagi Cristiano Ronaldo untuk memperbaikinya.

Berdasar data Scoresway, dua kali Portugal dieliminasi Spanyol di babak knock out Piala Dunia 2010 Afrika Selatan dan Piala Eropa 2012 Polandia-Ukraina. Uniknya setelah menyingkirkan Portugal, laju Spanyol tak terbendung dan menjadi juara.

Ronaldo ikut merasakan pahitnya ketika timnya tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2010. Spanyol yang saat itu ditangani Vicente del Bosque memulangkan skuat Carlos Queiroz lebih awal lewat gol tunggal David Villa di menit ke-63 memaksimalkan assist Xavi Hernandez.

Dua tahun kemudian Ronaldo kembali harus menyaksikan kekalahan Portugal. Kali ini Portugal yang dipimpin pelatih Paulo Bento disingkirkan Spanyol di semifinal Piala Eropa 2012.

Ronaldo dan kawan-kawan sempat menahan imbang Spanyol yang masih ditangani Vicente del Bosque tanpa gol hingga 120 menit. Namun mereka akhirnya tersingkir setelah kalah 2-4 dalam drama adu penalti.

Dua algojo Portugal, Joao Moutinho dan Bruno Alves gagal menjalankan tugasnya menjebol gawang Iker Casillas. Sementara di kubu Spanyol, hanya Xabi Alonso yang gagal menaklukkan kiper Rui Patrício.

Setelah Piala Eropa 2012, baik Spanyol maupun Portugal mengalami anti-klimaks dengan tampil buruk di Piala Dunia 2014 Brasil. Di luar dugaan, mereka gagal melaju ke babak 16 besar.

Spanyol hanya menempati peringkat ketiga di bawah Belanda dan Chile yang menjadi juara dan runner-up grup. Senasib dengan Spanyol, Portugal juga hanya menempati posisi ketiga fase grup di bawah Jerman dan Amerika Serikat.

Dua tahun kemudian, Portugal yang ditangani Fernando Santos bangkit dengan menjuarai Piala Eropa 2016. Sementara Spanyol masih belum juga menemukan performa terbaiknya. Laju Tim Matador hanya sampai babak 16 besar.

Piala Dunia Rusia 2018 menjadi kesempatan bagi Ronaldo bersama Seleccao untuk membalas dua kekalahan mereka dari La Furia Roja. Akankah dendam Ronaldo terbayar?

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!