Ngarto, Kripto, dan Lontong

in cryptocurrency •  10 days ago


Kami kerap bertemu, terkadang dengan mencari-cari alasan. Sebab, ternyata di zaman kini, orang sulit ketemu jika tanpa alasan kuat. Akibatnya hubungan personal antar kawan maupun sahabat lama-lama jadi beku.

Tapi buat kami, selalu ada alasan untuk ketemu. Salah satu alasan itu adalah kopi. Kami suka kopi -- meskipun ada salah satu di antaranya (ayo tebak!) tidak suka kopi. Tapi semua kami suka lontong. Makanya grup tempat kami berbagi informasi, diskusi kecil, hingga bercanda tak karuan namanya "Promo Lontong". Tak jarang, ketika grup sepi ada saja tangan usil yang mengubah nama grup itu sesuka hati -- mulai Kolor Ijo, Kampung Lontong, Ngopi Yuk dan sebagainya. "Wah, nama grup berubah terus. Jadi bingung mencarinya di antara puluhan grup," keluh salah seorang anggota grup, Ngarto Februana @ngartof.

IMG_20190217_001007_HHT.jpg

Ngarto, sejatinya adalah novelis dan cerpenis. Saya mengenal namanya pada awal 1990-an karena kerap menulis cerpen di majalah remaja. Tapi saya baru ketemu orangnya langsung pada awal 2000-an. Tapi di luar soal tulis-menulis, ia juga videografer dan editor video di sebuah channel media ternama.

IMG_20190216_222116_HHT.jpg

Tapi kami mengenalnya lebih dari itu: Ngarto, mantan aktivis PRD yang pernah dikejar-kejar pada masa Orde Baru, adalah ekonom kripto. Dialah tempat kami bertanya segala hal tentang #cryptocurrency. Ia pun dengan tekun menjelaskannya terkadang dengan gaya seorang "kepala sekolah". Lihatlah foto di atas. Ngarto seperti sedang memarahi Iwan Kurniawan @blogiwank.

IMG_20190216_222125_HHT.jpg

Sedangkan dua "jamaah" lain Promo Lontong, yakni penyair Zaim Rofiqi @zaimrofiqi dan Willy Ana @willyana seperti tak kuasa mendebat. Mereka tertunduk pasrah. Kalah sakti. Menerima apa saja yang disampaikan Ngarto, yang sejak 2000-an memang sudah bermain di bursa, mulai bursa berjangka hingga saham. "Aku pernah untung banyak, juga pernah rugi banyak," ujarnya suatu kali.

Sebenarnya ada satu lagi anggota Promo Lontong, yakni @apilopoly. Ia sering absen untuk "ngelontong". Beberapa teman menduga ia sedang "jatuh hati" pada seseorang sehingga sering sibuk dengan urusan itu. Tentu saja info itu belum tentu benar.

#indonesia #share2steem #story #life #friendship #kalibatacity



moesismail


Posted from Instagram via Share2Steem

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!