Steemitkah yang salah atau penggunanya ?

in community •  last year

SELAMAT malam untuk teman steemian yang ada di indonesia, khusunya di Aceh sekalian.
Senang sekali saya masih memiliki kesempatan untuk menulis beberapa kalimat di akun blog saya ini guna untuk menyalurkan manakala terdapat manfaat ataupun sekedar bahan bacaan sepintas lalu.

image

Sumber

Dalam hidup didunia yang fana ini tentunya kita tidak luput dari kesalahan dan keterlanjuran kata dalam berinteraksi. Semua itu lumrah dan tentu saja dialami oleh setiap insan manusia. Namun alangkah baiknya apabila kita lebih membulatkan pikiran disaat ingin melepaskan hasrat pikiran kepada orang lain agar terhindap dari hal yang membuat tersentuh hati kecil penerima kata.

Keterlanjuran akan membuat penyesalan apabila hal tersebut merupakan sebuah kesalahan. Dan kesalahan akan membuat seseorang kehilangan kepercayaan dan merusak citra atau nama baik individu tersebut. Terlebih, bagaimana jika yang terbawa adalah nama orang lain misalnya dalam sebuah kelompok. Itu tentu bukan hal yang menyenangkan.

Beberapa hari ini terjadi kesenjangan antara beberapa orang di media steemit. Beberapa orang saling mengedepankan argument masing-masing dan saling menyerang. Jika yang terjadi hanya pertengkaran tulisan mungkin masih bisa di kendalikan, namun bagaimana apabila terjadi diluar itu. Ini sangat konyol, seluruh masyarakat akan membaca apabila sempat terjadi hal yang melanggar aturan hukum hanya gara-gara media ini.

Saya melihat orang-orang hampir kehilangan rasa toleransi, sosial dan persahabatan dikarenakan platform ini. Beberapa orang yang dulunya adalah sahabat berubah menjadi musuh yang bermuka masam. Mereka saling mengungkit masa lalu yang jelek dan bahkan menjelek-jelekkan.

Ini mengapa ?
Apakah karena steemit telah memberikan kita teman yang baru sehingga memusuhi teman yang lama ?

Atau karena steemit dapat memberikan segalanya melalui teman baru sehingga teman yang tidak mampu memberikan apa-apa akan dicaci dan di hina ?
Apa begini aturan yang seharusnya ?

Siapa yang salah dalam hal ini ?.
Satu kandang saling berkelahi, penonton hanya akan menonton dan bertepuk tangan saat yang kalah sedang berdarah dan hilang kendali.

Ini sangat dekat dengan kehancuran. Sebuah kesempatan mungkin akan di pergunakan oleh orang yang suka memberi saweran sebagai bahan tontonan mereka. Seperti membuka jalan bagi mereka yang dulu mencari celah untuk menghancurkan.
Kita akan mati setelah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kita akan ditinggalkan dengan dendam sesama dan benci di hati.

image

Sumber


Bagaimana cara menarik kembali semua ini, menyatukan teman yang sudah menjadi musuh, menghilangkan rasa dendam dan saling menikmati kopi bersama-sama. Bagaimana ??

Tolong pikirkan itu.

Terima kasih telah membaca.
Semua ini opini pribadi saya. Saya tidak bermaksud menyudutkan seseorang atau apapun. Saya hanya ingin kedamaian. Itu saja.
Sengaja saya tulis dalam bahasa Indonesia karena hal ini saya khususkan untuk teman-teman di Indonesia.

SEKIAN

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Ini baru tulisan berkualitas.... yang begini ni butuh rame rame di vote. Saya sependapat... jangsn gara2 cari uang di steemit ini abang kakak jadi musuhan hanya karena beda pandangan. Uang perlu, tp bukan segalanya.

·

Terima kasih bg @elzamna. Semoga dapat bermanfaat bagi semuanya.

menyo lage nyo mandum pemikiran steemian indonesia, khususnya Aceh mungken kamoe seureudeng pih merempok rasa kesuksesan bak dunia maya fana nyo

·

Ta meulake beujroh mandum bg..

Bak pepatah bilang, "mulutmu adalah harimaumu"

Mntp kali postingan anda, saya sangat menyukai. Salam kenal, saya juga orang aceh