Membedah Buku Rio Sebelum Waktunya

in bookreview •  3 months ago

image

Hari ini sesuatu yang agak surprise terjadi. Saya mendapati postingan teman-teman di beberapa kanal media sosial dengan lay out sampul buku. Sontak saya takjub, lalu memperhatikan lebih detail terkait buku tersebut.

Biru sampulnya, ada strip garis-garis vertikal, beberapa bentuk awan berwarna putih. Saya hitung, jumlahnya empat. Ada satu yang paling menyolok, karikatur si penulis! Dengan wajah yang 'dicitrakan' penuh humor dengan sedikit kelelahan; dialah @riodejaksiuroe.

Sebenarnya, ada sedikit kekesalan terhadapnya. Mengapa? Karena di pagi minggu usai subuh. Saat fajar baru saja pamit malu-malu, sebuah pesan WA masuk dengan ajakan ngopi. Maka ngopilah saya dengannya; Rio. Tentu, di markas saya; Dek Mie Kupi, Rukoh.

Ada banyak yang kami bahas. Dari ghibah berlanggam entertainment, hingga hal-hal serius bagaimana masa depan Rio andai gosip politik itu benar; ia dikabarkan menjadi kandidat salah satu komunitas literasi di Aceh. Ironisnya, tidak ada bahasan bahwa ia telah merahimi satu karya baru berupa buku. Kurang ajar betul!

image

Bahkan kesempatan itu terbuka lebar. Andaipun Rio beralasan bahwa ia lupa, setidaknya kunjungan kami ke Gramedia jam 10 hingga siang, dengan segala pemandangan buku dan juga beli buku, cukup untuk mengingatkannya satu kata "buku".

Tetapi, begitu lah manusia yang terlampau suka memisteriuskan diri sendiri. Sekalipun, orang tak peduli amat. Ala kulli hal, tentu saya menyambut baik karyanya yang Nge-Blue itu. Entah mengapa, kali ini keyakinan saya berlebih, saya berani meyakinkan diri bahwa karyanya yang blue itu, sangat enak untuk dibaca.

Ada satu poin penting, secara tampilan dan sinopsis dari luar, buku Rio amat marketable. Ia memulai dengan melarang, judulnya saja; "Sudah Kubilang Jangan Jadi Guru". Di saat yang sama, ada attantion di atasnya; Disarankan tidak membaca buku ini dalam keadaan lapar. Silahkan makan dahulu.

Entah Rio paham atau tidak, memikirkan ke sana atau enggak, yang saya pahami, sesuatu yang dimulai dengan larangan, seperti jangan atau disarankan bla bla, secara naluriah sifat manusia yang penasaran akan mencari tahu. Dan itu baik untuk penjualan bukunya kelak. Saya tidak berharap yang beli buku hanya anak didiknya di Sekolah Sukma Bangsa. Tetapi lebih masif lagi.

image

Lebih jauh, Rio yang kata orang selingkuh ngelawak itu, punya pendekatan humor. Di bagian sampul belakang bukunya, ia menulis dengan mengalir dengan sisipan humor di sela-selanya. Lagi-lagi, Rio dewasa dalam artian menempatkan sesuatu. Tidak berlebihan, tapi terasa. Itu!

Terakhir, saya melihat ada lambang b di bagian belakang bukunya. Tentulah itu lambang kebesaran atau logo Bandar Buku. Sebuah penerbit lokal di Aceh yang dikomandoi Bg Mukhlisuddin. Seorang dosen yang juga guru dan banyak melakukan riset terutama dunia pendidikan. Kepercayaan Rio terhadap dirinya dan penerbit lokal patut diacungi jempol.

Hanya saja, secara kebiasaan. Buku yang terbitkan Bandar Buku yang laku keras adalah tema-tema ke-Aceh-an yang agak berat. Beberapa memang penulis kenamaan, sebut saja Pak Kamaruzzaman Bustaman Ahmad (KBA), dsb. Agak kurang biasanya, chemistry antara buku 'santai', fiksi dan sastra dengan Bandar Buku. Sekalipun saya tahu, Rio tak ambil pusing mengenai itu.

Duh, sudah agak panjang tampaknya. Tulisan ini adalah bagian daripada apresiasi terhadap karyawannya yang kesekian. Sejujurnya, agak tidak enak, sudah membedah bukunya justru saat bukunya belum dilaunching. Saya tidak tahu, apakah hanya karena ulasan ini, di Sukma nanti saya akan didaulat sebagai pembedah karyanya? Wallahualam.

image

Yang pasti, saya masih merasa belum layak untuk itu. Dan segalanya tinggal dipilah, mana yang serius, mana yang humor dan mana yang abu-abu. Well, congratulation Rio. Buku adalah guru tak berlisan verbal. Dan kau adalah guru yang nge-buku, menulis dan membaca buku. Sebuah hal yang bagimu mungkin biasa, tapi jujur saja, ada banyak sekali guru yang jam terbang membacanya cetek sekali.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Udah ada di gramedia belum bukunya bg rio, @lontuanisme?

·
·
·

Waduh sayang sekali, saya juga seorang pengemar bg rio..saya suka baca tulisan beliau

·
·
·

Congratulations @lontuanisme! You have completed the following achievement on the Steem blockchain and have been rewarded with new badge(s) :

You got more than 300 replies. Your next target is to reach 400 replies.

Click here to view your Board of Honor
If you no longer want to receive notifications, reply to this comment with the word STOP

Support SteemitBoard's project! Vote for its witness and get one more award!