Kajian Sharim Al-battar | Dalil Al-quran Mengenai Keberadaan Sihir

in aceh •  4 months ago


Dalil-Dalil Wujud/Keberadaan Sihir

Dalil dari Al-quran

Allah subhanahu wata'ala berfirman :

وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَانَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ ۚ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّىٰ يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۖ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ ۚ وَمَا هُم بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنفَعُهُمْ ۚ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ ۚ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنفُسَهُمْ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.”[1]

Allah subhanahu wata'ala berfirman :

قَالَ مُوسَىٰ أَتَقُولُونَ لِلْحَقِّ لَمَّا جَاءَكُمْ ۖ أَسِحْرٌ هَٰذَا وَلَا يُفْلِحُ السَّاحِرُونَ

"Musa berkata : Apakah kalian akan mengatakan terhadap kebenaran sa'at ia datang kepada kalian? Inikah sihir? Dan tidak berkemenanganlah para penyihir"[2]

Allah subhanahu wata'ala berfirman :

فَلَمَّا أَلْقَوْا قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئْتُم بِهِ السِّحْرُ ۖ إِنَّ اللَّهَ سَيُبْطِلُهُ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِينَ (81)وَيُحِقُّ اللَّهُ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُجْرِمُونَ ((82

"Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata: "Apa yang kamu lakukan itu, itulah yang sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidak benarannya" Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-yang membuat kerusakan.(81) Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya).(82)"[3]

Allah subhanahu wata'ala berfirman :

فَأَوْجَسَ فِي نَفْسِهِ خِيفَةً مُّوسَىٰ (67) قُلْنَا لَا تَخَفْ إِنَّكَ أَنتَ الْأَعْلَىٰ (68) وَأَلْقِ مَا فِي يَمِينِكَ تَلْقَفْ مَا صَنَعُوا ۖ إِنَّمَا صَنَعُوا كَيْدُ سَاحِرٍ ۖ وَلَا يُفْلِحُ السَّاحِرُ حَيْثُ أَتَىٰ (69)

"Maka Musa merasa takut dalam hatinya.(67) Kami berkata: "janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang).(68) Dan lemparkanlah apa yang ada ditangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. "Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang".(69)"[4]

Allah subhanahu wata'ala berfirman :

وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ أَنْ أَلْقِ عَصَاكَ ۖ فَإِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ (117) فَوَقَعَ الْحَقُّ وَبَطَلَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ(118) فَغُلِبُوا هُنَالِكَ وَانقَلَبُوا صَاغِرِينَ (119) وَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سَاجِدِينَ (120)قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ الْعَالَمِينَ (121)رَبِّ مُوسَىٰ وَهَارُونَ (122)

"Dan Kami wahyukan kepada Musa: "Lemparkanlah tongkatmu!". Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan.(117) Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan.(118) Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina.(119) Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud.(120) Mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,(121) (yaitu) Tuhan Musa dan Harun.(122)"[5]

Allah subhanahu wata'ala berfirman :

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ (1) مِن شَرِّ مَا خَلَقَ (2) وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (3) وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ (4) وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (5)

“Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,(1) dari kejahatan makhluk-Nya,(2) dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,(3) dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,(4) dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.(5)”[6]

Al-qurtubi berkata : وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ maksudnya para penyihir yg wanita yang meniupkan pada ikatan benang ketika membacakan mantra.[7]

Al-hafiz Ibnu Katsir berkata : وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ berkata Mujahid,'Ukrimah,Al-hasan,Qatadah dan Ad-dhahak maksudnya adalah para penyihir.[8]

Ibnu Jarir At-thabary berkata : Maksudnya (berlindung) dari keburukan para wanita penyihir yang meniupkan pada ikatan benang sa'at membacakan mantra.Berkata Al-qasimy inilah pendapat ahli takwil.[9]

Ayat-ayat yang menyebutkan tentang sihir dan penyihir banyak dan masyhur dikalangan orang-orang yang tinggi kema'rifahannya tentang agama islam.


Foot Note:

  1. QS Al-baqarah : 102
  2. QS Yunus : 77
  3. QS Yunus : 81-82
  4. QS Thaha : 67-69
  5. QS Al-'A'raf : 107-122
  6. QS Al-falaq
  7. Tafsir Al-qurtuby juz 20 hlm 257
  8. Tafsir Ibnu Katsir juz 4 hlm 573
  9. Tafsir Al-Qasimy juz 10 hlm 302

Kurikulum :

  1. Muqaddimah Bag 1
  2. Muqaddimah Bag 2
  3. Defenisi Sihir
  4. Sekelumit Cara Penyihir Untuk Mendekatkan Diri Kepada Syaitan
  5. Dalil Al-quran Mengenai Keberadaan Jin dan Syaitan
  6. Dalil Hadist Mengenai Keberadaan Jin dan Syaitan


Posted from my blog with SteemPress : https://rhampagoe.000webhostapp.com/2018/08/kajian-sharim-al-battar-dalil-al-quran-mengenai-keberadaan-sihir-2
Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!