Kajian Sharim Al-battar | Pendapat Para Ulama Tentang Keberadaan Sihir | Bag 1

in aceh •  2 months ago

image
Pendapat Ulama Tentang Keberadaan Sihir

1.Pendapat Al-khithabiy rahimahullah yang dikutip dari kitab Syarh As-sunnah juz 12 hlm 188

Kelompok para pengamat alam (اصحاب الطبائع) mereka mengingkari keberadaan sihir dan mereka menuntut/mencari hakikat sihir.

Jawabannya adalah bahwa sihir itu pasti dan hakikatnya ada.Kebanyakan imam-imam dari Arab,Persia,India,dan sebagian imam dari Roma sepakat atas pasti adanya sihir,dan juga mereka merupakan sebaik-baik penduduk bumi dan memiliki ilmu dan hikmah yang mempuni.

Allah telah berfirman :

ويعلمون الناس السحر

"Mereka mengajarkan sihir kepada manusia"

Dan Allah juga memerintahkan kita untuk berlindung dari sihir :

ومن شر النفاثات في العقد

"(Berlindung) dari keburukan wanita penyihir yang menghembus pada buhul-buhul."

Dan juga terdapat hadist-hadist Rasulullah yang tidak mengingkari keberadaan sihir.

Dan juga ulama fiqh menggolongkan para penyihir kedalam perkara yang wajib di hukum.Padahal setiap apa yang tidak memiliki dasar maka ia tidak akan masyhur/viral dan tidak terjadi pembahasan yang luas.

Maka menganggap sihir tidak ada merupakan kebodohan dan berdebat dengan mereka merupakan kesia-siaan.

2.Pendapat Al-qurtuby rahimahullah yang dikutip dari kitab tafsir al-qurtuby juz 2 hlm 46.

Ahlussunnah berpendapat bahwa sihir itu pasti adanya dan ia memiliki hakikat.Umumnya para Mu'tazilah dan Abu Ishaq Al-istarabady yang merupakan ashab as-syafi'i berpendapat bahwa sihir tidak memiliki hakikat namun hanyalah kamuflase,khayalan dan ilusi,karna sifat sihir itu membuat sesuatu tampak seperti bukan aslinya.Dan sihir itu dilakukan dengan cara sederhana dan permainan sulap sebagaimana firman Allah ta'ala :

يُخَيَّلُ إِلَيْهِ مِن سِحْرِهِمْ أَنَّهَا تَسْعَىٰ

"Terkhayal bagi Musa sesungguhnya tongkat itu merayap cepat karena sihir mereka"

Allah tidak menjelaskan bahwa tongkat itu merayap secara hakikat,tetapi Allah berfirman "terkhayal bagi Musa" dan Allah juga berfirman :

**سَحَرُوا أَعْيُنَ النَّاسِ **

"Mereka menyihir mata manusia"

Jawaban : Sebenarnya tidak perlu di jawab karna kami tidak mengingkari takhayyul dan sejenisnya termasuk bagian dari sihir,tetapi sudah barang pasti dibalik takhayyul itu terdapat apa yang dapat diterima oleh logika,karena nya apa yang terkandung dari ayat adalah orang yang menyebutkan sihir dan mengajarinya,maka seandainya sihir itu tidak mempunyai hakikat maka tidak mungkin sihir dapat diajarkan.dan juga Allah tidak berfirman sesungguhnya mereka memberitahu kepada manusia tentang sihir (tapi mereka mengajarkan sihir) karenanya tertunjuki bahwa sihir itu memiliki hakikat.

Dan firman Allah dalam kisah para penyihir fir'aun :

وَجَاءُوا بِسِحْرٍ عَظِيمٍ

"serta mereka mendatangkan sihir yang besar, menakjubkan"

Dan juga surat Al-falaq yang ulama tafsir sepakat bahwa asbabun nuzulnya adalah sihir Labid ibnul A'sham. (hadistnya sudah kita sebut di kajian Dalil Hadist Mengenai Keberadaan Sihir Bag 1 )

Dan ketika Rasulullah sembuh dari sihir ia berkata "Allah telah menyebuhkanku". Kesembuhan terjadi hanya ketika hilang penyakit dan rasa sakit,maka menjadi bukti bahwa sihir itu benar adanya dan memiliki hakikat.

Maka sihir itu sudah dapat dipastikan adanya karena firman Allah dan hadist Rasulullah tentang keberadaannya dan terjadinya.


Kurikulum :

  1. Muqaddimah Bag 1
  2. Muqaddimah Bag 2
  3. Defenisi Sihir
  4. Sekelumit Cara Penyihir Untuk Mendekatkan Diri Kepada Syaitan
  5. Dalil Al-quran Mengenai Keberadaan Jin dan Syaitan
  6. Dalil Hadist Mengenai Keberadaan Jin dan Syaitan
  7. Dalil Al-quran Mengenai Keberadaan Sihir
  8. Dalil Hadist Mengenai Keberadaan Sihir | Bag 1
  9. Dalil Hadist Mengenai Keberadaan Sihir | Bag 2
Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!