Hujan

in #hujan9 years ago (edited)

Setiap tetesan yang menetes dari awan hitam mengingatkanku akan kenangan. Bukan kenangan bersama para mantan,seperti yang dibilang orang-orang. Melainkan kenangan saat kecil dulu.

Hujan datang mengguyur permukaan tanah disaat langit malam, disitulah aku tertidur dan disuguhi mimpi yang indah.

Aku melihat diriku memakai pakaian putih merah, berlarian dengan cerianya bersama teman-teman seusiaku. Baju kami basah bahkan tas sekolah kami sudah sedikit berat karena air hujan yang masuk dan membasahi buku.

Yah, walaupun seluruh pakaian sekolah kami basah, kami tidak merasa khawatir, buku pelajaran yang sudah rusak, tidak dapat membuat kami berhenti untuk bermain hujan.

Yah, begitulah anak-anak, tidak memikirkan akibat yang akan diterima asalkan saat ini gembira. Aku melihat kami semua berhenti, mungkin karena lelah.
"Hey ayo pulang, ini sudah mulai dingin," kata salah satu anak kecil yang rambutnya pendek seperti laki-laki, dia bukan bocah laki-laki melainkan perempuan itu dapat dilihat dari rok merah yang dia pakai.
"Ngapain cepat-cepat, ini lagi seru," itu aku yang berbicara, rambutku dikucir kuda. Yah, dulu aku memang sangat suka model rambut begitu.
"Iya kita pulang aja, aku udah kedinginan," teman ku yang satu lagi menjawab sambil memeluk badannya, bibir kecilnya terlihat keunguan dan bergetar. Huh, karena mereka berdua sudah minta pulang, kamipun pulang. jarak rumah kami tidak terlalu jauh karena masih disatu desa.

Aku mengikut diriku sendiri berjalan pulang ke arah rumah, Ah sudah lama aku tidak berjalan ke rumah ini karena sudah lama pindah. Ku lihat tubuh kecilku berjalan gontai sesekali menendang Batu kerikil dan meloncat-loncat girang. Dasar anak kecil, gak mikir bakal dimarahi apa.

Tidak lama aku sampai dirumah lamaku, sekarang rumah itu telah disewakan karena kami sudah pindah saat aku masih SMP. Aku melihat seorang wanita paruh baya berdecak pinggang di depan pintu dengan tatapan tajam. "Bagus ya, main hujan baju udah basah semua. Tas sekolahnya juga gak mikir apa nyucinya capek. Besok masih sekolah kan," marahnya sambil mengayunkan pukulan ke bokongku. Uh, itu pasti menyakitkan.

"Ampun mak... Hiks," aku kecil cuma bisa menangis. Aku hanya menggeleng melihat diriku yang kecil di marahi, dulu ternyata aku pernah nakal juga.

Sort:  

Nice Quote......You may feel interest my last post @babuplrk. Thanks.

Congratulations @zhusahali! You have completed some achievement on Steemit and have been rewarded with new badge(s) :

You made your First Comment
You got a First Vote

Click on any badge to view your own Board of Honor on SteemitBoard.
For more information about SteemitBoard, click here

If you no longer want to receive notifications, reply to this comment with the word STOP

By upvoting this notification, you can help all Steemit users. Learn how here!

Kayaknya hujan dulu, dengan hujan sekarang sama aja ya @zhusahali.. bawaannya pingin tidur aja.... :P

Iya im hahaha

aku udh follow kau ya

Congratulations @zhusahali! You have completed some achievement on Steemit and have been rewarded with new badge(s) :

Award for the number of upvotes

Click on any badge to view your own Board of Honor on SteemitBoard.
For more information about SteemitBoard, click here

If you no longer want to receive notifications, reply to this comment with the word STOP

By upvoting this notification, you can help all Steemit users. Learn how here!

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.33
JST 0.079
BTC 63100.12
ETH 1669.66
USDT 1.00
SBD 0.41