Aceh Alami Inflasi 0,45 Persen
Banda Aceh | Untuk bulan Agustus 2017, secara agregat Aceh mengalami inflasi sebesar 0,45 persen. Inflasi terjadi karena peningkatan indeks harga konsumen kelompok bahan makanan sebesar 0,99 persen, diikuti kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,66 persen, kelompok sandang sebesar 0,51 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,09 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,05 persen.
"Sedangkan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar -0,21 persen diikuti kelompok kesehatan sebesar -0,01 persen," jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Wahyudin dalam paparan Berita Resmi Statistik di Aula kantor setempat, Senin (2/10/2017).
Sementera di kota lain, Wahyudin mengungkap, pada bulan September 2017 di Kota Banda Aceh terjadi inflasi sebesar 0,62 persen, Kota Meulaboh inflasi sebesar 0,37 persen dan Kota Lhokseumawe mengalami inflasi sebesar 0,16 persen.
Dari 82 Kota di Indonesia, lanjut Wahyudin, tercatat 50 kota mengalami inflasi dan 32 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tual Propinsi Maluku sebesar 1,59 persen dan yang terendah di Kota Mamuju Propinsi Sulawesi Barat sebesar 0,01 persen.
Sedangkan bila dilihat dari 23 kota di Sumatera, 15 kota mengalami inflasi dan 8 kota mengalami deflasi. "Inflasi tertinggi terjadi di Kota Medan sebesar 1,08 persen dan yang terendah di Kota Dumai sebesar 0,05 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandang sebesar -0,87 persen," kata Wahyudin. (Rd/Jal)
source : http://diskominfo.acehprov.go.id
@royrodgers has voted on behalf of @minnowpond. If you would like to recieve upvotes from minnowpond on all your posts, simply FOLLOW @minnowpond. To be Resteemed to 4k+ followers and upvoted heavier send 0.25SBD to @minnowpond with your posts url as the memo
Thanks for the perfect post! @whyerror