Living Life with Gratitude
Pagi ini, suasana terasa
segar dengan embusan angin yang melegakan. Sehabis menunaikan salat Subuh, aku bersiap buat berangkat ke rumah salah satu masyarakat yang diketahui selaku pakar dalam membuat kue supit, kudapan khas yang senantiasa jadi kesukaan dikala perayaan Hari Raya. Aku mau belajar lebih banyak tentang metode pembuatannya sekalian membeli sebagian bungkus buat persiapan lebaran.
Setibanya di rumah dia, aroma harum adonan kue yang dipanggang langsung menyongsong saya. saya disambut dengan hangat serta langsung diajak memandang proses pembuatan kue supit. Dengan cekatan, dia menuangkan adonan tipis ke dalam cetakan besi, membaliknya sampai renyah, kemudian melipatnya dengan kecepatan luar biasa. saya berupaya membuat sebagian lembar, walaupun hasilnya tidak sebagus buatan dia. Sehabis puas belajar serta membeli sebagian bungkus kue supit, saya berpamitan serta melanjutkan kegiatan selanjutnya.
Siang harinya, semacam biasa, saya mengarah ke masjid buat mengajar ngaji kepada kanak- kanak murid saya. Masjid jadi tempat berkumpul mereka buat belajar membaca Al- Quran dengan baik serta benar. Hari ini, kami melanjutkan pelajaran tajwid, mangulas panjang pendek teks yang kerap kali masih galat diucapkan oleh mereka. saya sangat menikmati momen ini sebab memandang semangat belajar kanak- kanak senantiasa membagikan kepuasan tertentu. Tidak terasa waktu lalu begitu saya serta saat sebelum kembali, saya menegaskan mereka buat terus berlatih di rumah supaya terus menjadi fasih dalam membaca Al- Quran.
Menjelang sore, saya kembali ke rumah buat menuntaskan pekerjaan yang lain. Kali ini, saya mengerjakan bandal sofa kursi kepunyaan salah satu pelanggan yang hendak dipakai dikala lebaran. saya membenarkan bahan yang digunakan bermutu baik serta aman dikala digunakan. Pekerjaan ini memerlukan ketelitian supaya hasilnya apik serta cocok dengan harapan pelanggan. Sehabis sebagian jam berkutat dengan benang serta kain, kesimpulannya bandal sofa kursi itu juga berakhir dengan hasil yang lumayan memuaskan. saya percaya pelanggan aku hendak bahagia melihatnya.
Malam harinya, saya memutuskan buat berangkat ke wilayah Simpang Rangkaya buat mencari kue kebab yang telah lama mau kami cicipi bersama keluarga. Tempat ini lumayan populer dengan jajanan khasnya yang lezat. Setibanya di situ, saya memandang banyak orang pula berkunjung buat membeli bermacam tipe santapan. Sehabis memilah serta membeli sebagian potong kue kebab dan saya juga lekas kembali ke rumah sebab waktu telah lumayan larut dan sesampainya di rumah saya langsung berkumpul bersama keluarga buat mencicipi kue kebab yang kami beli. Kami menikmati tiap gigitannya sembari berbincang ringan tentang persiapan lebaran yang terus menjadi dekat.
Hari ini terasa begitu padat, namun pula penuh kebahagiaan. Dari pagi sampai malam, saya menempuh bermacam kegiatan yang berguna, mulai dari belajar membuat kue, mengajar kanak- kanak di masjid dan menuntaskan pesanan pelanggan, sampai menikmati waktu bersama keluarga. Rasanya, tidak terdapat yang lebih mengasyikkan daripada menempuh hari dengan penuh arti serta berbagi kebahagiaan dengan orang- orang di dekat. Dengan penuh syukur, aku menutup hari ini serta bersiap buat menempuh kegiatan besok hari yang nyatanya tidak kalah menarik.

Congratulations! This post has been upvoted through steemcurator08. We support quality posts, good comments anywhere, and any tags.
Curated by @miftahulrizky
Terima kasih saya ucapkan buat curated @miftahulrizky yang telah memberikan penilaian dan dukungan pada post saya. Alhamdulillah dan semoga berkah