Misteri Rumah Singgahan

in #indonesia8 years ago

Selasa Malam

Ini adalah cerita tentang apa yang terjadi pada putri kedua ku. Aku memiliki dua anak perempuan, anak pertama lahir pada tahun 2010, dan yang kedua lahir pada tahun 2013. Pada tahun 2014, Aku memutuskan untuk menerima tawaran untuk mengajar di sebuah institusi pendidikan non-formal swasta, sebagai pengganti posisi seorang guru yang mengundurkan diri dari institusi tersebut. Karena jarak antara rumah ku dengan institusi itu terlalu jauh, maka setelah bermusyawarah dan mencapai kesepakatan dengan istri ku untuk pindah ke rumah yang disediakan oleh institusi tersebut sebagai tempat tinggal guru, kami langsung pindah ke rumah yang dikosongkan oleh guru yang mengundurkan diri.

Minggu pertama sampai minggu ketiga berjalan normal tanpa keanehan terjadi di rumah baru kami. Memasuki pertengahan minggu keempat, tepatnya Selasa malam, sekitar pukul 23.00, kami dikagetkan dengan teriakan dan tangisan bayi kami yang sangat keras. Awalnya aku pikir tangisan itu disebabkan karena dia haus atau lapar. Istri ku segera mencoba memberikan susu. Tapi dia menolak dan sepertinya mencakar (maaf)'puting susu' istriku. Dia terus menjerit keras dan meronta. Kelihatannya tidak biasa, sangat tidak alami.

Tatapannya tajam terlihat seolah melihat sesuatu yang mengerikan. Matanya beralih dari satu sudut ke sudut yang lain. Apa yang membuat ku sangat terkejut, terkadang dalam tangisan itu terdengar ucapan samar dalam bahasa indonesia "Jangan disini, tidak disini". Padahal anak ku masih berusia 9 bulan dan belum bisa bicara. Aku tidak percaya dengan apa yang baru saja aku dengar. Aku berpikir, mungkin ini hanya akibat dari rasa kepanikan. Tapi istriku mengatakan hal yang sama, yang membuat semua bulu kuduk ku berdiri.

Hampir dua jam putriku terus menangis tanpa henti, yang membuat para tetangga di depan dan belakang rumahku datang untuk melihat. Lalu aku membawa putriku ke luar ruangan. Anehnya, saat keluar dari rumah, air matanya berhenti seketika. Aku terkejut dan merasakan ada keanehan, tapi aku tidak mau mengatakan apa yang terjadi di ruangan itu pada mereka. Kemudian di antara mereka, ada yang bilang "Mungkin anak kamu terganggu oleh roh orang jahat, roh orang yang meninggal secara tidak wajar. Cari seorang dukun yang bisa mengobatinya". Tapi saya menyangkalnya "Tidak, mungkin anak ku hanya sakit perut biasa saja." Karena pada dasarnya, aku adalah orang yang tidak percaya pada takhayul yang tidak masuk akal, dan aku tidak ingin menunjukkannya. Namun setelah apa yang aku lihat tadi, keraguan ku mulai muncul. Aku memang tidak menyangkal bahwa hal-hal supernatural mungkin ada. Karena aku percaya bahwa Tuhan menciptakan makhluk tak terlihat (jin atau setan). Tapi aku tidak yakin dan sama sekali tidak percaya bahwa yang mengganggu anak ku adalah roh orang mati. Aku tidak bisa yakin seperti yang mereka katakan. Dalam keyakinan ku, Roh orang mati tidak lagi berkeliaran di dunia ini, aku adalah orang yang percaya pada akhirat. Roh orang mati telah dibawa oleh Tuhan ke tempat yang berbeda dari dunia kehidupan manusia. Mereka tidak pernah kembali ke dunia ini. Tapi aku mungkin akan menerima jika mereka mengatakan bahwa iblis atau setan jahat telah mengganggu anak ku.

Kira-kira 20 menit kami berada di luar rumah, dan putriku sepertinya tidak lagi menangis. Aku mengatakan kepada istri ku untuk membawa putri kami memasuki ruangan. Dan aku masih duduk dan ngobrol dengan tetangga ku di luar tentang kemungkinan dilecehkan oleh roh orang mati. Mereka begitu yakin dalam memberikan banyak argumen bahwa itu adalah roh orang mati, yang terkadang tidak masuk akal bagi ku. Tapi aku sangat menghargai pendapat dan pandangan mereka. Hak mereka untuk percaya apa yang mereka pikirkan.

Dan tiba-tiba, kami terkejut lagi oleh teriakan putri ku, kali ini lebih keras dari sebelumnya. Dia meronta-ronta dengan sangat kuat. Aku berpikir harus segera membawanya ke dokter. Langsung saja aku mengambil kunci sepeda motor bututku, dan langsung membawanya ke dokter. Anehnya lagi, ketika sampai di luar rumah, tangisan itu berhenti seketika seperti sebelumnya. Aku tidak peduli lagi, meski sudah hampir jam 2 dini hari, aku langsung mengetuk pintu rumah dokter yang kebetulan tak jauh dari tempat kami tinggal. Dokter yang baik hati itu segera membuka pintu, lalu kami masuk, dan dokter tersebut memeriksa anak perempuan kami dengan saksama sambil bertanya 'apa dan mengapa'.

Setelah diperiksa oleh dokter, dan akhirnya disimpulkan bahwa secara fisik anak perempuan ku sehat walafiat. Kami bingung dengan pernyataan dokter tersebut, lalu aku menceritakan kepadanya tentang kejadian yang kami hadapi sedetail mungkin, tanpa menyembunyikan fakta. Dokter juga tampak terkejut. Lalu dia menyarankan untuk dibawa ke 'Orang Sakti'. Saya menjawab, "Saya baru di sini, saya tidak mengenal dukun di daerah ini". Kemudian dia menyebutkan nama dan karakteristik orang tersebut dan menunjukkan alamat rumahnya. Dan dia berkata, "bawa orang itu ke rumah Anda, jangan bawa anak ini ke rumahnya". Meskipun saya tidak sepenuhnya mengerti tujuan pesan dokter, saya ingin mengikutinya demi putriku. Setelah mengucapkan terima kasih, kami pulang ke rumah.

Pukul 3 pagi kami tiba di rumah. aku menduga anak ku akan menangis lagi saat memasuki rumah. Tapi ternyata tidak, dia tertidur di pangkuan ibunya, dia tidak lagi menangis. Ini melegakan hatiku. Lalu mataku terasa sangat mengantuk, dan aku pun tertidur. Dalam tidur, aku bermimpi, antara sadar dan tidak, seolah-olah aku berada di rumah yang belum pernah kulihat sebelumnya. Perabotan di rumah tampak berantakan, cahaya remang-remang masuk melalui celah dinding yang mulai lapuk. Jaring laba-laba hampir memenuhi ruangan. Dalam kegelapan, saya melihat seseorang duduk di kursi kayu dengan punggungnya menghadap kearahku. Aku mendekat dan mencoba melihat wajahnya lebih dekat, tapi aku tidak bisa melihat dengan jelas. Lalu aku memberanikan diri untuk bertanya "siapa kamu?, Kenapa aku harus disini?". Dia tidak menjawab. Dan terus ku ulangi pertanyaan ini beberapa kali. Dia masih tidak bergeming. Sampai akhirnya suaraku terdengar setengah berteriak. Dan pelan-pelan kursi itu berputar menoleh ke arahku. Aku bisa melihat tangannya dan setengah tubuhnya dalam cahaya remang-remang, tapi wajahnya masih tak terlihat. Ada aura yang membuatku gemetar. Entah kenapa, rasa takut dan gemetar tiba-tiba datang begitu saja. Aku berharap ada seseorang yang bisa membantu ku. Dalam keadaan mendesak yang tidak menentu, tiba-tiba aku mendengar suara istri ku memanggil nama ku berulang kali, dan aku pun terbangun. Istri ku mengatakan bahwa aku mengigau dalam tidur dengan mengatakan "siapa kamu?" berkali-kali. Aku merasa bersyukur karena semua ini hanyalah mimpi. Tapi aku berpikir, mungkin ada seseorang di alam lain yang ingin berkomunikasi dengan ku. Dan mungkin dia adalah penyebab segala sesuatu yang terjadi pada anak perempuanku. Tapi dari sisi lain aku berusaha untuk menolaknya, dan berkata pada diri sendiri "Ah, ini hanya mimpi".

Bersambung.....

Oleh @toniesteem

Sort:  

Congratulations @toniesteem! You have received a personal award!

1 Year on Steemit
Click on the badge to view your own Board of Honor on SteemitBoard.

Upvote this notificationto to help all Steemit users. Learn why here!

Kisah yang menabjubkan..!!!
Mengingatkan saya pada cerita sang guru, bahwa kita hidup di dua alam ( lam na, lam tan. Lam nye, lam ken.)
Dalam kehidupan nyata kerap kita tidak menyadari bahawa alam ngaib ( malaikat dan iblis ) disekitar terus memantau gerak-gerik dan prilaku kita.
Ketika kita pada posisi tingkat beribadah yang tinggi, maka malaikat akan menyerbu masuk kedalam rumah dan menghalangai iblis untuk masuk kedalam rumah, disitu kita akan merasakan seakan hidup dalam kerentraman yang penuh berkah.
Juga sebaliknya, bila posisi dalam keadaan sedikit demi sedikit ibadah baerkurang, maka kelonggaran pintu akan terbuka sedikit demi sedikit dan terus memberi ruang untuk iblis masuk kedalam rumah, disaat itu kita akan merasakan ketidak nyamanan, merasakan ketidak cukupan, dan merasakan kurang bahagia dengan apa yang kita peroleh..
Disaat itu juga sang buah hati yang masih kecil dan polos akan merasa sangat terganggu dengan kedatangan iblis-iblis yang berusaha merusak hubungan dan 'aqidah manusia..!

Sungguh, ini posting yang luar biasa..kami tidak sabar menunggu sambungannya.!
Success for you.!👍

Hahaha,, neu saba.. Manteng keubeuh aneuk jaro bak ta mengetik. Dan han Soe vote yang sesuai ngon hek lom.. Jra that, memang lagenyo geutanyoe gasien steem power.

Hak..hak....
Adak weuh payah taklik sidro..
Na adoe han tajeut peugah...
Uro malam sabe lagenyo..
Ka keuhendak Poe hana pat peugah..!

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by toniesteem from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.

Hello, as a member of @steemdunk you have received a free courtesy boost! Steemdunk is an automated curation platform that is easy to use and built for the community. Join us at https://steemdunk.xyz

Upvote this comment to support the bot and increase your future rewards!

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.083
BTC 60990.63
ETH 1575.34
USDT 1.00
SBD 0.47