Dunia Bagaikan Setetes Madu
Setetes madu jatuh ketanah. Konon datanglah seekor semut kecil, perlahan-lahan dicicipinya madu tersebut. Hmmmm manisnya. Lalu dia beranjak pergi. Namun rasa manisnya madu, sudah terlanjur memikat hatinya. Dia pun kembali untuk mencicipi sekali lagi.Sedikit lagi dan lagi.
Rasa tak puas, menikmati madu dipinggir, mendorong hati dan pikirannya untuk masuk ketengah~tengah madu. Lalu badan mungilnya masuk ketengah madu. Ternyata badan dan kakinya tenggalam dan diapun mati dalam kubangan madu. Demikianlah analogi dunia dan pecinta dunia.
Peribahasa Arab mengatakan " Tidaklah kenikmatan dunia berarti apa2, melainkan bagai setetes besar madu. Maka siapa yang mencicipi sedikit, dia akan selamat. Namun siapa yang menceburkan diri kedalamnya, dia akan binasa " .
BERHATI~HATILAH !!! Jangan Sampai nasib SEMUT mati dalam kubangan MADU, kita alami.
Setuju ???
Apa tanggapan anda ???
@cmtzco has voted on behalf of @minnowpond. If you would like to recieve upvotes from minnowpond on all your posts, simply FOLLOW @minnowpond
Kami telah upvote yah..
Pencerahan yang luar biasa bang... madu ibarat harta. jadi jangan sampai lalai memungut harta didunia... nyoe meunan kira2 bang..