Waktu sudah berlalu

in WhereIN5 years ago

Waktu sudah menunjukkan pukul 16:42 wib. namun, aku juga belum beranjak dari tempat ini. tempat dimana terakhir kali aku melihatmu. Tempat dimana kamu memintaku untuk terus menunggumu disini. Aku selalu berharap Tuhan mempertemukan kita bukan hanya untuk sekedar bertemu tetapi saling melengkapi dan bersama di dalam hubungan ikatan suci pernikahan.

Beberapa orang mulai meninggalkan tempat ini, hari semakin sore dan cuaca hari ini juga sedang tidak bagus. Langit semakin gelap, dan aku masih enggan untuk beranjak dari tempat ini. setiap aku kembali ke tempat ini, aku selalu berharap aku akan bertemu denganmu lagi. Perlahan, aku kembali mengingat hari-hari dimana kita sebelum berpisah.

FLASHBACK, Juni 2010
“Reinaaa! Reii!” suara itu sampai terdengar ke kamarku.
“Reii, itu ada tamu. Buka pintunya gih nak, masakan mama gak bisa ditinggal nih.” Seru mama dari dapur
“iya mah” jawabku malas.
“siapa sih yang datang siang-siang begini” gerutuku pelan sambil berjalan kearah pintu. Dan sebelum aku membuka pintu aku melihat dari jendela siapa yang datang, dan ternyata…

Ad by Valueimpression
“APAH? AZIZ?” aku terkejut mendapati fakta bahwa orang yang bertamu adalah Aziz. Aku pusing tujuh keliling. Aku tidak tahu harus apa, “kenapa dia gak sms atau nelfon dulu kalau mau kesini, biar aku bisa siap-siap” gerutuku pelan.

Setelah beberapa lama kemudian dengan hati yang harus siap aku membuka pintunya. Perlahan terlihat wajah tampan dan senyum manis yang dibalik pintu itu.
“Hai Rei” sapanya
“a..aa.hh, Hai. Ada a..apa ziz?” tanyaku terbata-bata
“kamu sibuk? Mama kamu di rumah Rei?” tanyanya
“eeeh? Mama?” aku tidak percaya apa yang dia katakan. Sejenak aku terdiam.
Dia tertawa kecil mendapati ekspresi kaget dariku. “cute” ucapnya pelan.
“siapa yang datang Rei? Kok gak disuruh masuk tamunya.” tanya mama sambil berjalan kearah pintu.
“aaahh ini mah teman Rei datang” jawabku
“Assalamualaikum bu, saya Aziz teman sekelas Reina, saya mau ngajak Reina ke pesta ulang tahun teman kita Yola bu. Boleh?” tanpa basa basi Aziz langsung mengatakan tujuannya pada mama.

Aku tertegun mendengar Ia bicara dengan mama, padahal yang aku tahu selama ini, ia jarang sekali bicara dan datang ke rumah wanita dan bahkan menurut penuturan temannya sejak kecil, ia bahkan tidak pernah naik sepeda motor berdua dengan wanita selain ibunya. Ia juga bertanya pada mama apakah aku boleh ikut atau tidak. Mama awalnya ragu memberi izin, namun mama ingat ia adalah salah satu siswa popular. Jadi mama mempercayakan aku padanya. Lalu, mama menyuruhku untuk siap-siap sedangkan Aziz dan mama bicara berdua di ruang tamu.

salam @khairulanam19_

[WhereIn Android] (http://www.wherein.io)

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.31
JST 0.074
BTC 63618.85
ETH 1675.97
USDT 1.00
SBD 0.41