Visiting Culture (Travelling)
Bagi steemian Aceh, tentu sudah tidak asing dengan nama kota Bener Meriah, tapi bagi stemian lainnya di Indonesia bahkan diluar negeri mungkin masih ada yang asing dengan nama Kabupaten Bener Meriah. Kecuali dalam 2 hari ini karena musibah yang menimpa Bupatinya. Tapi postingan ini bukan mengupas tentang kasus tersebut. Kabupaten Bener Meriah adalah kabupaten pemekaran dari kabupaten Aceh Tengah, dengan penduduk asli suku Aceh-Gayo, dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi berkelas Dunia, secara geografis dan culture Aceh Tengah dan Bener Meriah tidak memiliki banyak perbedaan. Beriklim dingin dengan pemandangan alam pergunungan yang indah, kedua kabupaten ini menjadi salah-satu pilihan wisatawan, baik local, national bahkan international.
Hari ini saya dan beberapa teman termasuk @arifuddinaba melakukan perjalanan kedua wilayah ini, tujuan utama travelling kali ini adalah ta’ziah kerumah duka almarhum Bang Jufriadi, hari ini adalah hari ketujuh beliau meninggalkan dunia ini, dia adalah salah seorang teman, sahabat, senior sekaligus guru bagi saya, semasa hidupnya aktif diberbagai organisasi sosial seperti LSM, dan alumni HMI yang berhimpun di Korp Alumni HMI (KAHMI).
Sudah menjadi tradisi adat (culture) di Aceh, jika ada orang meninggal, maka dalam masa tujuh hari pertama itu adalah saat berkunjung untuk mendoakan almarhum dan menghibur keluarga yang ditinggalkan. Biasanya setiap malam selama tiga malam berturut-turut warga sekitar melakukan doa bersama dirumah duka, malam keempat, kelima dan keenam biasanya doa dilakukan oleh kerabat yang berasal dari luar desa setempat, dan pada hari ketujuh biasanya dikunjungi oleh masyarakat umum, kerabat dan sahabat, dekat dan jauh, saya termasuk sahabat almarhum yang secara lokasi berjauhan, untuk tiba dirumah duka, saya membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam jalan darat.
Untuk menuju kota dingin Bener Meriah dan Takengon, saat ini telah terbuka 3 akses jalan, jika anda dari arah tenggara dapat melalu jalan Gayo Luwes, jika dari arah barat anda dapat melalui jalan Bireun-Takengon, sedangkan jika dari arah timur akan kebih dekat melalui jalan KKA. Dari jalur ini anda akan melewati Puncak “Gunung Salak” yang saat ini sedang populer karena memiliki “view” yang sangat bagus. Juga telah tersedia caffee-cafee untuk anda nikmati. Jalur ini mulai populer sejak sekitar 2 tahun lalu, setelah pemerintah membuka akses jalan, yang sebelumnya merupakan jalan perusahaan milik PT. Kertas Kraf Aceh (KKA) Persero. Seluruh badan jalan memang telah diaspal, tapi hati-hati menggunakan jalur ini, karena banyak terdapat lubang jalan dan setidaknya ada 3 badan jalan yang telah longsor sebagiannya. Satu lagi yang penting, sejak gunung salak Aceh Utara hingga melewati sebagian kecamatan Permata Bener Meriah adalah daerah tidak ada Signal HP serta dimalam hari daerah ini cenderung berkabut dengan jarak pandang terbatas, khususnya antara menjelang magrib sekitar hingga pukul 22.00.
Sejak di kawasan Gunung Salak telah tersedia berbagai pilihan minuman kopi diberbagai pilihan tempat, tetapi bagi saya jika berpegian ke arah ini belum sempurna kalau belum minum Wine Coffee dan Coffee Wine yang paling pas “taste”nya dengan lidah saya adalah di Seladang Coffee, disini disamping kopinya nikmad, juga sangat alami yaitu warung kopi di kebun kopi ditambah dingin suhu kota Takengon menyempurnakan kenikmatan untuk bersantai bersama keluarga atau teman lainnya.
Yang belum pernah kemari silakan cobain deh, dijamin ndak bakalan kecewa, bagi rekan-rekan dari luar aceh, jika ke aceh, saran saya sempatkan diri untuk berkunjung ke lokasi-lokasi yang saya sampaikan diatas.
Demikian perjalanan saya hari ini, hingga kembali ke kampung halaman dengan selamat.
Posted from my blog with SteemPress : http://adillestari.com/visiting-culture-travelling/




Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by saifuddin from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.
If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.