The point of view of problems faced by children
The point of view of problems faced by children
Hi, everyone, how are you today? Hopefully always healthy and creative at work.
As adults, it seems we are often ignorant of the child's mindset. We do not understand children's problems from the child's side. What we know and we want is how children can follow our instructions. Our children ask to follow our expectations. In this condition we pay less attention to the child's point of view. We forget that we were in their position. When we are of their age also having a level problem, maybe it's just a different form.
In fact, if we can now see the problems faced by them with their perspectives then while we realize we are adults, it will be able to provide understanding to children more easily.
Need propagation
As a growing individual, you will always look for exemplary. This is characteristic of children who are trying to find themselves. To find it, we as parents can take a role by giving examples in various ways. don't just give an example of a child to do something. be an example that can be used as a mooring and example. When a child is upset, he knows who he should talk to. To whom he must share and get a solution. Well, wouldn't it be very rewarding if children wanted to be passed on to their parents?
Don't force them
The child will feel comfortable if he realizes growing up as an independent person. to be able to become an independent person, parents can open the way. he can do two-way communication. but don't want to position your child as a circus animal being trained. Let him decide for himself what he must do. Parents just direct so that children do not make the wrong decision. Give awareness to children, that every action always has consequences. so they will always be ready for what is done
So my writing this time hopefully can be useful for all of us.
Thank you for reading my post. I hope you enjoy it.
Bahasa Indonesia
Sudut pandang masalah yang dihadapi anak
Hai steemian semua bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu sehat dan kreatif berkarya.
Sebagai orang dewasa, agaknya kita sering abai terhadap pola pikir anak. Kita tidak memahami persoalan anak dari sisi anak. Yang kita tahu dan kita mau adalah bagaimana anak bisa mengikuti instruksi kita. Anak kita minta untuk mengikuti harapan kita. Pada kondisi ini kita kurang memperhatikan sudut pandang anak. Kita lupa bahwa kita pernah berada pada posisi mereka. Saat kita seusia mereka juga mengalami persoalan yang selevel, mungkin hanya bentukya yang berbeda.
Padahal, jika kita sekarang bisa melihat persoalan yang dihadapi mereka dengan sudut pandang mereka lalu sambil kita sadari kita adalah orang dewasa maka akan bisa memberi pemahaman kepada anak dengan lebih mudah.
Butuh rambatan
Sebagai individu yang sedang tumbuh, tentu akan selalu mencari-cari keteladanan. Ini merupakan ciri anak yang sedang berusaha menemukan diri mereka sendiri. Untuk menemukannya, kita sebagai orang tua bisa mengambil peran dengan memberikan contoh dalam berbagai hal. jangan sekadar memberi contoh anak untuk melakukan sesuatu. jadilah contoh yang setiap saat bisa dijadikan tambatan dan teladan. Di saat anak galau maka dia tahu kepada siapa dia harus berbicara. Kepada siapa dia harus berbagi dan mendapatkan solusi. Nah, bukankah akan sangat memebahagiakan jika anak mau terbujka kepada orang tua?
Tidak mendikte
Anak akan merasa nyaman jika ia menyadari tumbuh sebagai pribadi mandiri. untuk bisa menjadi pribadi mandiri, orang tua bisa membuka jalan. ia bisa melakukan komunikasi dua arah. tapi ingta jangan posisikan anak sebagai binatang sirkus yang sedang di latih. Biarkan ia memutuskan sendiri apa yang harus dia lakukan. Orang tua tinggal mengarahkan agar jangan samapai anak salah dalam mengambil keputusan.Berikan kesadaran kepada anak, bahwa setiap tindakan selalu ada konsekuensinya. dengan begitu mereka akan selalu siap dengan apa yang dilakukan
Demikian tulisan saya kali ini semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.
