Steem Power, Nietzsche And Aceh

in #aceh8 years ago

images(14)-01.jpeg

Steem Power in Steem economic scheme is not just a matter of long term investmen nor as a way to secure Steem from Pishing. Steem Power also has power to influence or power of value. It means the bigger Steem Power than the bigger also power of influence and power of value.

I feel interested in understanding Steem Power from Fredrich Wilhelm Nietzche's pint of view. One of his book "Also Sprach Zarathustra" was Hasan Tiro's doubt remover, between going back to Aceh to burn the fire of resistance or to stay abroad in a country which lead by Donald Trump at the moment.

"Words (of Nietzsche) is like a thunder that strike all my doubts", he wrote on his diary that published as a book with the title "The Price pf Freedom: The Unfinished Diary of Teungku Hasan di Tiro"in 1981. Source

If words is about Nietzsche's point of view, then the most influential from this Deutsche philosopher, who was born in October 15th 1844, surely about will to power, that he described as Ubermensch in a book that Hasan Tito read the whole words, which is Also Sprach Zarathustra

Will to Power described by Nietzsche as Übermensch, by Hasan Tiro was seen as the highest moslem figure who is willing to take care and defend his rights. Nietzsche himself, according David Tutt, doctoral program student at Post graduate Schoold in Europe, was willing to be close to Islam as his effort to understand about Europe. Source

In that context, then it can be understood why Steem and Steemit spread that fast in Aceh. Thats because Steem through Steemit, provides a large room to actualize the will of power from superior man of Aceh, which called "Ureung" as its common term in Aceh. Ureung in the philosophical analysis is not just ordinary human being but human that called by Hasan Tiro as "tuso droe turi droe."

If Ureueng is Steemian in Aceh, means superior Steemian is Steemian who are willing to fight to increase Steem Power in order to have stronger and higher influence and power from time to time. WIth influence and power than its human side as the creator could easily actualized. If he/she is still stuck with slave mentality or "manusia lamit", then he/she will become the lowest human being who become the beggar and often shouts about rights equality as also done by looser or minor nations. Being a creator on Nietzsche consideration is not just an ordinary creator but also able to demolish the blocking values or in prophethic term is to throw away the needle from the street.


By @ridi20

How to increase Steem Power? Its way is by continue "fighting and do not ever make a peace especially in the long run". In Steeman context, we must not surrender on the situation, but continue evolving even revolutionizing to become a creator who win (in power). So, the Steem ecosystem, borrow from Nietzche,

...have your work as your fight. Have your peace as your victory. People could shout their mouth and stand still if he/she has his/her arc and arrows, if he'she doesn't have it they will undoubtedly only bragging and quarreling". Nietzshe.

BAHASA


acehtrend

Steem Power dalam skema ekonomi Steem di Steemit bukan hanya sekedar investasi jangka panjang, juga bukan sekedar cara untuk mengamankan Steem dari pelaku phishing, Steem Power juga daya pengaruh atau nilai kekuasaan seseorang. Ini bermakna semakin besar Steem Power maka semakin besar pula daya pengaruh sekaligus kekuasaan seseorang.

Saya tertarik memahami Steem Power dalam kacamata Friedrich Wilhelm Nietzsche. Salah satu bukunya "Also Sprach Zarathustra" menjadi penghalau keraguan Hasan Tiro, antara pulang ke Aceh menyalakan api perlawanan atau memilih tinggal di negeri yang kini dipimpin oleh Donald Trump.

”Kata-kata (Nietzsche) itu seperti petir melibas semua keraguanku,” tulisnya di catatan harian yang kemudian dijadikan buku berjudul "The Price of Freedom: the Unfinished Diary of Teungku Hasan di Tiro" yang diterbitkan pada 1981. Sumber

Jika kata-kata adalah tentang pandangan Nietzsche maka yang paling berpengaruh dari filosof Jerman kelahiran 15 Oktober 1844 itu tentulah tentang kehendak berkuasa (will to power) yang dilukiskannya sebagai Übermensch dalam buku yang dibaca habis dan tuntas oleh Hasan Tiro yaitu Also Sprach Zarathustra.

Will to Power yang dilukiskan Nietzsche sebagai Übermensch oleh Hasan Tiro dilihat sebagai sosok muslim tertinggi yang bersedia menjaga dan mempertahankan hak-haknya. Nietzshe sendiri menurut David Tutt, Mahasiswa Doktroal, Sekolah Pascasarjana Eropa, sangat ingin dekat dengan Islam dalam usahanya memahami Eropa. Sumber

Dalam konteks itu maka bisa dipahami mengapa Steem dengan Steemitnya cukup cepat berkembang di Aceh. Ini karena Steem melalui Steemit memberi ruang yang luas untuk mewujudkan kehendak berkuasa dari manusia unggul Aceh, yang di Aceh akrab disebut ureueng. Ureueng dalam analisis filosofis bukan sekedar manusia melainkan manusia yang oleh Hasan Tiro disebut "tuso droe turi droe."

Jika ureueng adalah Steemian di Aceh maka Steemian unggul adalah Steemian yang berjuang untuk memperbesar Steem Power agar memiliki pengaruh dan kekuasaan yang makin kuat dan tinggi dari waktu ke waktu. Dengan pengaruh dan kekuasaan yang ada maka sisi manusia sebagai kreator akan mudah diwujudkan. Jika manusia terkurung dalam mental budak atau manusia lamit maka akan menjadi serendah-rendah manusia karena cenderung menjadi pengemis dan kerap meneriakkan kesamaan hak sebagaimana kerap diteriakkan oleh bangsa-bangsa yang kalah atau tidak unggul. Menjadi kreator dalam timbangan Nietzsche bukan sekedar kreator biasa melainkan haruslah yang mendobrak nilai-nilai yang menghalangi atau dalam bahasa kenabian yang membuang duri di jalan.

Bagaimana agar bisa memperbesar Steem Power? Jalannya adalah terus harus "berperang dan tidak boleh berdamai apalagi dalam jangka waktu yang panjang." Dalam konteks Steemian, hendaknya tidak menjadi Steemian yang pasrah dengan keadaan yang ada, mesti terus berevolusi bahkan berevolusi untuk menjadi kreator yang mendatangkan kemenangan (berkuasa). Jadi, di ekosistem Steem ini, meminjam Nietzsche ureueng Aceh bukan sedang berkerja melainkan berjuang. Mari kita tutup dengan mengutip sepenggalan ungkapan Nietzshe, berikut ini:

...Jadikanlah karyamu sebagai perjuangan. Jadikanlah perdamaian sebagai kemenanganmu. Orang bisa tidak bersuara dan duduk diam saja kalau ia memiliki busur dan panah, kalau tidak mereka niscaya membual dan cekcok saja”. Nietzshe.

Sort:  

Penutup tulisannya adalah renungan yang sangat mantap

Bagaimana cara untuk membuat sbd ke steempower bg??saya berencana membuat sbd menjadi steem power tapi dikarenakan masih pemula takut salah...

Sebaiknya jumpa aja kawan yang sudah pernah melakukannya. Biar praktek, sekali saja cukup ntar bisa sendiri.

Pertemuan dan belajar bersama memang melahirkan pemahaman yang cepat melekat, tabik buat @rismanrachman

Semakin membulatkan saya untuk terus memperbesar Steem Power Bang @risman, setelah membaca postingan ini...
Untuk menguatkan taji dan membantu pertumbuhan rekan2 lainnya...

Terima kasih telah berbagi Bang

Kekuatan yang besar akan memberi pengaruh manfaat yang besar pula

Nietzsche memang selalu inspiratif, Bang @rismanrachman ... ❤
Apa yg bang risman uraikan dlm postingan ini sangat inspiratif dan bermanfaat bagi para Steemian semua...

Trmkasih sdh berbagi, Bang @rismanrachman...🤗😍

Mantap. Saya khawatir nanti ada pula steemian yang mengutip Nietzsche dan menulis konten dgn tajuk."Steemit telah Mati." 😂😋😋

Analogi dan perbandingan yang menarik bung @rismanrachman.

Pada akhir hayatnya, Niectze memang memgakui bahwa ada kekuatan di luar dirinya. Barangkali inilah yang menjadikan anggapaan bahwa Niectze memeluk keyakinan tentang kekuatan dari luar diri tersebut. Padahal, idiomnya Tuhan Sudah Mati jadi proses yang luar biasa.

Selamat pagi jelang siang Bung.
Salam KSI
Irman Syah || @mpugondrong

bereh,, muprang jangan mau damai,, artinya terus berusaha jangan menyerah sebelum Power wow.. @rismanrachman !!

Bergerak menggenggam steem power merupakan perjalanan proses yang menyenangkan

Siap segera menjelma menjadi ureueng...

menjadi Ureung, jeut keu Ureung, sekolahlah, biar jadi orang, dalam hal ini orang yang dimaksud adalah para budak negara dengan nama lain PNS.

jadi orang harusnya mengenal siapa dirinya dan apa dia. Cerah sekali malam ini bang @rismanrachman.

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.33
JST 0.093
BTC 62934.78
ETH 1756.13
USDT 1.00
SBD 0.39