AGREGAT

Agregat adalah salah satu material campuran untuk beton yang paling berperan dalam menentukan besarnya. Agregat untuk betonmerupakan butiran keras yang bentuknya tidak bulat dengan ukuran butiran antara 0,063 mm — 150 mm. Agregat dapat dibagi dua yaitu agregat alami yang diperoleh dari sungai berbentuk kerikil dan agregat buatan olahan pabrik ndengan menggunakan mesin khusus dari gunung yang dihancurkan menjadi batu pecah.
Menggunakan agregat sangat berguna untuk mendapatkan mutu beton yang tinggi dan kualitas baik, paling sedikit mempunyai dua jenis ukuran pada beton adalah agregat halus (ukuran butir ≤ 4,50 mm) dan agegat kasar (ukuran butir > 4,50 mm). Agregat memiliki daya tahan untuk ketahanan terhadap adanya penurunan mutu beton akibat proses mekanis dan kimiawi. Agregat dapat mengalami degradasi, yaitu perubahan gradasi akibat pecahnya butir-butir agregat.

Agregat sangat berfungsi untuk beton terutama agregat kasar berupa kerikil atau split sebagai bahan pengisi, ± 70% volume beton, memberikan stabilitas volume dan keawetan dan memberikan kekuatan. Sedangkan agregat halus berupa pasir yang berfungsi memberikan sifat-dapat-dikerjakan dan keseragaman campuran, membantu semen dalam merekatkan agregar kasar dan mencegah terjadinya segregasi pasta semen dengan agregat kasar.

Keutamaan agregat dalam menentukan mutu beton beton sangat berperan, antara lain :
- Menghasilkan kekuatan besar pada beton tersebut
- Mengurangi penyusutan pada pada saat beton sudah mengering
- Menggunakan agregat dengan gradasi yang baik maka untuk mendapat mutu beton tercapai
- Menghemat penggunaan material semen Portland.
Active link reference:
hizrian.medium.com
ruang-sipil.com
@rahmadi
