Mental Illness (bilingual)
LIFE | In addition to humans, try coexisting with animals and plants to make us true human beings. Anyone, anywhere, anytime, try to spend your time with animals and plants. This is trivial, but rest assured it is important.
Surely you must have seen a person who during his life had never interacted with animals and plants. To me, that person is not a sane man, he is mentally ill. Because sane man is not enough on form alone, more than that, sane people understand that animals and plants are psychological lessons.
Try to open minds, for what are the animals and plants created by God? Is not man more noble than both?, God said. It is true, but not all the humans want to choose to be more noble than animals and plants. Because not all the humans are useful for both, just the opposite.
What lessons are stored from the animals ?, are "feeling quite" and "greedy", as well as "faithful" and "betrayal". It depends on what animal we accompany, and how we teach and take lessons from it.
So what lessons can be learned from plants ?, are "patient" and "consistent" in life. Because the plants are created to be patient in one place, and continue to grow upward, it will always grow, even the smallest stems.
So we as the human beings, try to be friends with the animals and plants until the end of life. And do not say "I never", but say "I always". That sounds better for the development of the soul.
Am I saying everything is true ?, surely not. Here I am just trying to share what's on my mind. And it should be, additional lessons that may be on you can be a teaching. For me in particular, and for anyone you like.
At the end of this paragraph, I feel that I should be grateful to animals, plants, and anyone who sincerely adds psychological lessons. Because, we who are alive, forever must to continue to learning and doing. Anything, anywhere, as long as it does not make us a devil.
My Regard...
@pieasant
Orang Sakit Jiwa
LIFE | Selain dengan manusia, cobalah hidup berdampingan dengan hewan dan tumbuhan agar kita menjadi manusia yang sesungguhnya. Siapa saja, di mana saja, kapan saja, dalam hidup sempatkanlah berbagi waktu dengan hewan dan tumbuhan. Ini sepele, tapi yakinlah kalau ini penting.
Tentunya anda pasti pernah melihat orang yang selama hidupnya tidak pernah berinteraksi dengan hewan dan tumbuhan. Bagiku, itu orang bukan manusia waras, ia sedang sakit jiwa. Karena manusia waras tidak cukup pada bentuk semata, lebih dari itu, manusia waras mengerti kalau hewan dan tumbuhan adalah pelajaran kejiwaan.
Coba buka pikiran, untuk apa hewan dan tumbuhan Tuhan ciptakan?. Bukankah manusia lebih mulia dari keduanya?, begitu firman Tuhan. Ada benarnya, tapi tidak semua manusia memilih untuk lebih mulia dari hewan dan tumbuhan. Karena tidak semua manusia berguna untuk keduanya, justru sebaliknya.
Pelajaran apa yang tersimpan dari seekor hewan?, adalah "merasa cukup" dan "ketamakan", serta "setia" dan "pengkhianatan". Itu tergantung dengan hewan apa kita berteman, dan bagaimana kita mengajari dan mengambil pelajaran darinya.
Lalu pelajaran apa yang dapat dipetik dari tumbuhan?, adalah sabar dan konsisten dalam hidup. Ia diciptakan untuk sabar tegak di satu tempat, dan bertumbuh ke atas. Ia akan selalu tumbuh ke atas, walau sekecil apapun batangnya.
Maka kita selaku manusia, berusahalah untuk mampu berteman dengan hewan dan tumbuhan sampai akhir hayat. Dan jangan hanya berkata “saya pernah”, tapi katakanlah “saya tetap”. Itu terdengar lebih baik untuk perkembangan jiwa.
Apakah yang aku katakan semuanya benar?, pasti tidak. Di sini aku hanya mencoba berbagi apa yang ada dalam pikiran. Dan hendaknya, pelajaran tambahan yang mungkin ada pada anda bisa anda ajarkan. Kepada saya khususnya, dan kepada siapa pun yang anda suka.
Di akhir paragraf ini, saya merasa, bahwa saya harus berterimakasih pada hewan, tumbuhan, dan siapa saja yang ikhlas menambahkan pelajaran kejiwaan. Karena kita yang masih hidup, selamanya harus terus belajar dan melakukan, apa saja, selama itu tidak membuat kita menjadi setan.
Salam-salaman...
@pieasant


