Mother Land
ibu adalah pijak
bagi kita yang seungkak
tempat pulang anak-anak
yang bertahun-tahun berserak
ia tetap muda di zaman renta
meskipun huru-hara ciutkan nyalinya
matanya berbinar meski pun trauma
zaman kian tersudut,hingga
kita berinduk pada kebiasaan
tunduk pada panutan.
berbondong-bondong pada selera perseorangan.
sepanjang tahun-tahun lesu
sepanjang kenangan mengintai dari belakang
ibu mengisahkan riwayatnya
menunggang gelombang
namun tak pernah sampai ke pantai
inilah tanah ibu
di tulang rusuknya
kita lelap menyusu

"zaman kian tersudut,hingga kita berinduk pada kebiasaan, tunduk pada panutan.berbondong-bondong pada selera perseorangan"
Hmmm... Bingung kk, ikut arus atau melawan arus.
Tetap semangat, kakak!