Saat dia melangkah pergi
images-43.jpg
Hari demi hari berlalu dia menantikan dirimu. Disini, ditempat ini, dia sering melewati.. dijalan2 sunyi, dilorong2 sempit dia tidak perduli yang penting dia dapat menemuimu. Namun, ternyata pencarian dan penantiannya hanya sia2. Engkau tidak pernah ada. Segala janji2 yang kau ucapkan padanya, kosong belaka. Dia hampir2 putus asa. Sehingga pada satu ketika, dia dibayangi suatu tempat, dimana dia dan dirimu bertemu buat pertama kali. Lalu.. tanpa berfikir lagi, segera dia berlari dengan harapan, bakal bertemu denganmu ditempat yang penuh dengan nostalgia lama. Setibanya dia ditempat itu, dia terlihat kamu ada disitu. Dari arah belakang, dia melihat kamu duduk disatu bangku. Dia memberanikan diri untuk menyapamu, tapi tidak jadi untuk betbuat demikian bila dia terpandang seorang perempuan, baru saja bangun dari ribaanmu. Kesalnya dalam hati bukan kepalang. Ternyata kini, engkau telah berdua. Ketika dia berundur kebelakang untuk pergi, kakinya terlanggar ranting kayu. Lantas menimbulkan bunyi yang membuat engkau dan perempuan itu, berpaling kearah bunyi itu. Engkau sudah menyadari kehadirannya disitu. Lalu engkau ingin mengejarnya. Dan terus mengejarnya.. sedang dia semakin jauh meninggalkanmu dan tempat itu. Menyesalkah engkau, setelah begitu lama dia mencarimu, dan menantikan dirimu. Tapi telah kau hadiahkan satu keperihan dalam hatinya.. yang membuat dia semakin jauh melangkah dan tak akan berpaling lagi.
