Menunggu hasil panen
Sahabat steemiat semua,,
Sebentar lagi beberapa daerah di Aceh akan panen. Tidak hanya pemelik sawah yang menunggu saat panen, penyakap, penyewa, dan tak lupa juga para buruh tani pun menunggu saat panen tiba. Tidak saja pemilik sawah ikut bergembira karena tanaman padinya menghasilkan bulir-bulir padi yang bernas dengan kata lain produksinya tinggi (diatas 7 ton/ha), buruh tani pun bergembira karena nantinya bisa ikut panen dan membawa hasil dari upah penen. Di Aceh bahkan juga di luar Aceh ada tradisi yaitu buruh tani rela ikut berkerja seperti mengolah tanah, tanam dan juga menyiang rerumputan tidak mendapat upah (sukarela biasanya hanya mendapat makan) asalkan nantinya diperkenankan oleh pemilik sawah ikut panen. Mungkin inilah kalau dikampung tradisi disebut adat berazaskan kekeluargaan/gotong royong. Memang para buruh tani sangat mengharapkan bisa ikut panen karena hasil upah panen sangat menjanjikan ( sehari bisa dapat 100 - 300 ribu Di Aceh pun ada kelompok pemanen disebut sekehe manyi berdiri sejak jaman dulu sampai sekarang masih exsis. Kini di beberapa daerah ada program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi menggunakan mesin panen "Combine" memang canggih cepat dan juga disebut sebut bisa mengurangi kehilangan hasil penen. Apakah benar demikian? Bagai mana para buruh tani apakah mereka bergembira lagi? Akupun merasakan kecemasan, kesedihan akan kehilangan upah dari panen. Sepertinya pemerintah jangan dululah memamerkan alat seperti itu sebelum bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi para buruh tani tersebut.
Upvote yah..