Hampa

membentangkan padang-padang tandus. laut mana
membersit jalan.
bumi ini penuh dengan batu-batu tajam dan
berbukit. dikelilingi manusia-manusia bertubuh
raksasa. berjalan seenaknya!
di sini entah sampai kapan sepi angan-angan
bagai anak yatim tanpa itu bapa. sementara hidup
selalu menuntut. kita kita mesti memberi apa, untuk
dapat bernafas dengan seharusnya.
bna,
18 sept 91
MUSTAFA ISMAIL
Ini adalah puisi lama, ditulis pada 1991, dikutip dari bundel "Perjalanan" (Sajak-sajak 1990-1992 Mustafa Ismail. Puisi diketik sesuai aslinya, termasuk coretan.
Foto utama: Pixabay.com
Posted from my blog with SteemPress : http://musismail.com/hampa/

Kata yang
dicoretitu memang dicoret maksudnya?kata awal dicoret dan diganti dengan kata baru. Nah coretan itu aku munculkan juga biar sesuai asli ketikan.