Steemit: Tumpahkan Kreativitasmu! Mari Membaca & Menulis di Tubuhku
Terkadang, kita ingat namanya namun lupa wajahnya. Kadang pula kita mengenal wajahnya namun tidak mengingat namanya. Peristiwa lupa-lupa ingat ini memang lumrah terjadi.
Sebenarnya ia bernama Mawar, namun secara singkat kita sapa Dewi. Semestinya inilah wajah Dewi, dan itu wajah Mawar. Dalam waktu bersamaan, kita sulit membedakan dua teman yang tak sama.
Duhai sahabat steemian, absennya fitur galeri foto di platform steemit, membuat kita lupa-lupa ingat. Menurut hasil Pantauan Terakhir (Pantaukhir) mengatakan bahwa "sebagai pengguna steemit, kita harus fokus pada kegiatan membaca dan menulis, atau daya cipta kreativitas masing-masing."
Dengan demikian, di luar kegiatan tersebut, kita tidak diberikan waktu untuk berleha-leha dalam hal yang sia-sia, seperti mengintip foto mantan, rasa ingin tahu berlebihan terhadap perkembangan si mantan, bahkan menampakkan foto kekasih terbaru kepada teman yang bertanya "Mana foto cewekmu yang baru?"
Steemit tidak menyediakan pangkalan foto. Platform ini benar-benar mengajak kita untuk berhenti mengikuti perkembangan hidupnya si mantan. Secara tidak langsung steemit berseru,
"Lupakanlah! Tumpahkan kreativitasmu. Mari menulis dan membaca di tubuhku."
Andaikata kau bertekad mencarinya juga, tentu semakin kecewa berat, sebab foto mantan yang tersedia itu hanya terpajang singkat (berpola bulat) pada sudut kanan atas.
Bayangkan, untuk melihat foto teman sendiri kadangkala harus membelalakkan mata. Sebab ukuran foto yang tersedia benar-benar mini. Yang tampak hanyalah pantai di belakangnya, atau garis langit yang suatu hari pernah kau tunjukkan langsung padanya. Huff...
Dua bulan kemudian baru terasa. Ketika mantanmu secara blakblakan menulis cerita perjalanan hari itu bersama kekasihnya yang baru. Di platform steemit, Ia menujukkan foto pemandangan yang pernah kau tunjukkan lebih dulu kepadanya. Melalui deskripsi foto singkat di akunnya, kau benar-benar hancur.
Kau salah. Semestinya dari awal bergabung ke steemit, tidak menekankan tombol pencarian untuk menulis nama lengkapnya.
Pembahasan yang sangat bagus. Terimakasih
Salam
@iskandarawe
Saban sama pak @iskandarawe
Kata-kata yang sempurna
Terima kasih sudah singgah
Mantan... Hahha
Kheun bg @gulistan, hudep maseng-maseng mita seunang maseng-maseng, peu tuwoe keunangan nyak bahgia nyum lam baten
Nyan hana pat koh @cek.sin. Lagee kheun pepatah, kalau susah melupakan setidaknya jangan mengingat.
atau bisa saja jadi Steemit bisa membuat rujuk dengan sang mantan? hahaha
Haha, tidak menutup kemungkinan pak @emong.soewandi. Saling berbalas komentar akan membuatnya bersemi lagi.
Ingat-ingat lupa atau lupa-lupa ingat ya.....
Lebih bagus lupain aja bg @imansembada, kalau berhubungan dengan yang itu. Hehe
seandainya lupa-lupa ingat bisa berlaku pada kenangan tentang mantan, hidup bisa lebih mudah.
Bisa lebih bersemangat @anggreklestari
Kata kata yg bagus,, follow aq ya..
Siap @alul44
tulisan bagus.
Salam kenal bg @ikram123
Steemit memang tidak cocok untuk pangkalan mencari mantan....hehe. Keren tulisannya
Haha, salam kenal bg @yoesrizalrusli
Ayo tumpahkan kreativitas kita di steemit. Puaskan hati dg menulis dan menulis. Tak perlu mikir SBD dulu....
SBD pasti muncul belakangan nanti pak @ahmadunyh ya.