RASA ITU ADA
Wahai engkau
Yang serupa angin
Tidakkah terasa ada
Dan menyesap di jiwa
Di keseharian yang terlewati
Hingga rasa itu merupa pelangi
Sedekap erat menyatu dalam ruang
Sedemikian lekat mengikat rasa itu
Meresahkan rindu dalam pertemuan
Mendiamkan ingin agar tak ternoda
Oleh derasnya arus kehidupan
Haruskah kuteriaki rindu dan rindu
Agar kau dan aku segera menyatu
Duhai engkau
Telah telanjangi hatiku yang ranum
Sehingga degup demi degup jatungku
Kau nikahi setiap saat
Sudahkah kau sadari segala rupa rasa
Dengan Indahnya menyesatkan jalanku
Memberi kesenjangan dalam hidup
Dan aku tiada bisa menyebut apa...