BUKAN SEMBUNYI
Lama aku terdiam dan termangu di hening yang redam
Mencoba menyusuri kembali kisah yang kian lama kian lemah
Pada sebuah lamunan
berulangkali kusebut namamu dalam gebu yang haru
Gebu yang detaknya bertaluan ngilu
di alunan irama degup jantungku,
Sering pula aku teringat saat itu,
Saat masa-masa buram tentang kita
tentang cinta dan rindu yang melangkah dititian sendu
di mana kau dan aku bagaikan dua seteru
Saling tanya dengan tinggi nada,
sementara gejolak sangka meniup bara di atas kepala.
Namun rasaku tetap sama dan tak ingin lupakanmu,
tak ingin melumpuhkan ingatanku tentang kita.
Aku tak ingin sembunyi pun tak ingin berlari dari kecamuk rasa ini.
Ketika kau lihat aku kian jauh,
itu bukan karena aku mulai jenuh
Bukan pula aku luruh pada ego dan angkuh
Jika kau tak lagi melihat aku,
tak lagi tampak adaku dalam tatapmu,
itu bukan karena aku lari dan sembunyi.
Tetapi karena aku tak ingin tentang kita kian rapuh.
Yang lalu membuat kita menggurat panjang garis luka
Aku menjeda sapa sebab aku masih suka.
Lumpuhkanlah ingatanmu pada hitam cinta kita
Pada rasa yang memberangus mimpi indah
Pada prasangka yang menganiaya rindu kita.
Bukan aku sembunyi sayang,
bukan pula aku lari dari kenyataan ini.....