KASIH IBU...
Hi friend,
Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh, pagi yang cerah ini kita masih bisa menikmatinya dan marilah kita menjadi hamba yang cerdas bersyukur atas karunia Ilahi Rabbi yang merupakan singgahan semata.
Betapa besar perjuangan mu ibu dalam mengandung, melahirkan dan membesarkan anakmu. Proses yang sudah berlalu menjadi kenangan bagimu ibu. Walaupun berat sekali tantangan dan rintangan tang engkau hadapi dalan mendidik dan mengantarkan kami supaya menjadi orang. Hanya itu harapan mu supaya anakmu bisa menjadi orang yang kokoh iman dan aqidahnya, baik akhlaknya dan bisa menjadi orang yang berilmu dan beramal kebajikan. Ibu engkau melakukan semua dengan tanpa terpaksa sedikitpun, engkau jalani dengan tulus dan ikhlas karena engkau paham bahwa itu adalah kodrat seorang ibu.
Ibu, engkau mencurahkan cinta dan kasihmu melebihi segalanya. Bahkan lupa pada dirimu sendiri.
Apakah semua pengorbanan, perjuangan yang engkau lakukan untuk anakmu, sanggupkah kami membalasnya...
Tidak ada seorangpun yang dapat membalas jasa ibu meskipun dihitung dengan material sekalipun, tapi paling tidak kita termasuk anak yang berbakti kepada ibu bapak sesuai dengan perintah Allah dan sunnah Rasulullah. Rasulullah Shallallahi Alaihi Wassalam ditanyai seorang pemuda, ya Rasulullah kepada siapa aku harus berbuat baik, Rasulullah menjawab Ibumu, ibumu, ibumu kemudian baru bapakmu.
Dalam kesempatan ini mari kita sebagai anak bermuhasabah sejenak, apakah sudah kita lakukan perintah Allah dan sunnah Rasulullah untuk berbakti kepada ibu bapak kita.
Ya Allah ampunilah dosaku dan dan dosa ibu bapakku
Demikian yang dapat saya bagikan pagi ini, semoga bermanfaat, dan kita termasuk anak yang tidak menunda untuk membahagiakan ibu bapak kita. Aamiiin.
Lhokseumawe, 24 Desember 2018
SALAM KOMUNITAS STEEMIT INDONESIA

