Poetry
BARISAN TINTA
Muklis Puna
Kujemput asa pada percikan mentari
Kilauan pelangi menghadang rasa
Dalam bingkisan angin pagi kusenai benih benih mimpi
Peluh menguap di timbunan kisah
Aku meradang diantara putaran semesta
Bernasa-masa kutata barisan tinta
Takdir masih belum mengganti haluan
Penasaran menabur janji di balik harapan senja
Waktu membabat batang batang nadi
Palung jantung menikam pasang
Bulan samar dalam pandangan
Senja mulai menikung siang
Pagi dikulum mendung
Malam tlah membuka tabir
Matahari tampak menuruni bukit
Setelah itu bumi akan menyetubuhiku
buat selamanya
Di sini diatas percikan mentari
Kuhempaskan semua cita yang dirampas matahari
Lhokseumawe, 14 Maret 2018

He..he terimakasih sobat
sukses terus bang mukhlispuna (30)
Amin amin terimakasih admajsya santun