Poetry
MERDEKA NEGERIKU
Muklis Puna
Setengah abad lalu,
Kau merangkak di atas bola dunia
Susah payah buyutku merebutmu dari pelukan penjajah
Darah syuhada hitam mengental menyatu dengan tembikar
Juniormu melesat laksana kilat
Kau tampak tertatih di nomor buncit, mengayuh dan meraba dalam kelam
Setengah abad yang lalu
Kau pasakkan kakimu di atas khatulistiwa
Kemana lengkingan suaramu yang menggetarkan jagad
Kenapa garuda di dadamu tak lagi berkepak hebat
Kenapa bintang tak lagi menerangi persada
Mengapa beringin nan rindang, seolah kerontang
Tak mampu meneduhkan jiwa dikala sengatan hari menyengat
Mengapa rantai baja pada bidang dadamu memuai di antara pencari keadilan
Mengapa bantengmu lumpuh, tak lagi menanduk para penyamun asing
Mengapa padi dan kapas di hamparan sawahmu keringkan keadilan para pemburu rasa
Setengah abad lebih kau mencengkram bumi
Kau laksana bulan separuh
Cahaya redup mendung menggulung awan
Bangkitlah Indonesiaku!!
Tunjukkan gaungmu pada jagad membahana
Keluarkan taji di kaki garudamu
Cengkram dunia sampai ke kutub
Halau musuh musuh negeri dengan lengkinganmu
Setengah abad lebih sudah berlalu
Jangan biarkan pendahulumu merunduk di bawah gundukan
Dua ratus juta lebih jiwa menggatung hidup di bawah kakimu
Mereka rela nafasnya dijadikan tiang penyanggamu
..........................
merdeka!!!
Lhokseumawe, " "2018
