Kandang Kecil untuk Puluhan Nyawa

in WhereIN23 days ago

Di belakang rumah, ada suara yang nggak pernah absen tiap pagi, keributan puluhan ayam kampung. Bukan bising yang ganggu, tapi rame yang bikin hidup rasanya hidup.

Aku pelihara mereka sudah lama.
Bukan buat dijual cepat-cepat, tapi karena aku suka lihat mereka bebas jalan, ngais tanah, saling kejar waktu ada cacing lewat.

Tapi bebas juga butuh batas.
Makanya aku bikin kandang dari kawat loket.
Nggak mewah, cuma kuat dan aman.
Biar mereka nggak berkeliaran kemana-mana dan jadi sasaran musang atau kucing tetangga.

Pas kandangnya jadi, aku merasa lega.
Kayak orang tua yang akhirnya bisa bilang, “Udah, di dalam sini aman.”
Di dalam kandang mereka masih bisa gerak, patuk-patuk tanah, ngobrol sesama ayam.
Cuma bedanya, sekarang nggak ada yang bisa ganggu mereka sembarangan.

Anehnya, ngurus ayam mengajarkan aku soal tanggung jawab. Mereka nggak bisa ngomong kalau lapar, kalau haus, kalau kepanasan. Jadi aku yang harus peka.
Kalau telat kasih makan, mereka langsung protes ramai-ramai.

Dari situ aku belajar, menjaga sesuatu itu nggak cukup cuma dengan sayang.
Butuh usaha, butuh waktu, butuh bangun kandang biar yang kita sayang tetap aman.

Sekarang tiap pagi, sore aku duduk sebentar di depan kandang. Lihat mereka berkumpul, makan, terus tidur bergerombol.
Rasanya tenang. Seperti tau kalau hari ini aku sudah menjaga sesuatu dengan baik.

Buat teman Wherein, Steemit yang juga pelihara hewan di rumah, kita mungkin nggak punya peternakan besar. Tapi puluhan ayam di kandang kecil kita itu sudah cukup buat mengajarkan arti merawat.

Salam kompak selalu.

By @midiagam

WhereIn Android

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.075
BTC 64465.86
ETH 1681.46
USDT 1.00
SBD 0.42