Sinar Sunset Menembus Sela-Sela Daun

in WhereIN2 months ago

Dari sela-sela daunnya yang rapat, matahari sore maksa masuk. Cahayanya jadi pecah-pecah. Garis-garis emas, tajam, nusuk ke tanah. Dain-daun kelihatan menari di dalam berkas cahaya itu. Seperti ada ribuan kunang-kunang versi sore.

Aku diam. Daun di depanku jadi siluet hitam total. Tapi di antara hitamnya, ada lubang-lubang kecil tempat sang surya ngintip. Silau, hangat, nusuk mata tapi nggak bikin marah. Malah bikin tenang.

Suara daun gesekan sama angin bunyinya syahdu. Suara burung jauh diatas sana jadi kayak musik latar. Di bawah pohon ini, waktu berasa lebih pelan.

Aku berdiri, ambil HP. Nggak perlu angle aneh-aneh. Tinggal arahin ke depan. Jepret. Yang ketangkep: hitamnya daun, emasnya cahaya, dan janji bahwa gelap itu cuma sementara.

Pohon besar ini mengajarkan aku satu hal. Seberapa rapat pun masalah nutupin hidupmu, pasti ada celah buat cahaya masuk. Tinggal kita mau nggak, berdiri di bawahnya, mengadah, dan mencari terang itu.

Makanya foto ini aku bagikan ke kalian. Bukan karena keren. Tapi karena aku ingin kita sama-sama ingat: kalau lagi sumpek, cari "pohon besar"mu. Berhenti di bawahnya. Lihat ke atas. Pasti ada cahaya yang bocor buat kamu.

Semoga lewat foto yang saya bagikan ini bisa menambah erat tali persahabatan kita. Kalau kalian lagi di fase gelap, semoga garis-garis cahaya ini jadi alasan buat bertahan sebentar lagi. Sebentar lagi terang.

Salam dari bawah pohon rindang,
Saat sore beri pelajaran tanpa ceramah.

Salam kompak selalu.

By @midiagam

WhereIn Android

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.31
JST 0.087
BTC 58562.44
ETH 1569.33
USDT 1.00
SBD 0.38