[POETRY] Suara Hati
Langkah ini berlalu menapaki jalan yang elok terbentang, mengharap mentari menyapa dengan sinarnya yang suci. Gemuruh jiwa ini bersorak ramai bagai kicauan burung di sore hari, berharap gerimis menyirami gersang walau sesaat. Surya berlalu, purnama menghampiri, indah tatapnya, ku pandang berangan jauh dengannya sebab iya akan berlalu pergi lama kembali.. Aku tak ingin seperti purnama, walau indah tetap berlalu meninggalkan cerita tentang indahnya rembulan. Tuhan? Tahukah Engkau, saat malam telah sunyi ? Tuhan ! Saat gemuruh ombak di pantai tak siapapun mampu menyalahkan angin sebab itulah keindahan, tak juga menyalahkan laut karena itulah tempatnya berlayar. Diri ini pernah ingin menepi tak sanggup jika tenggelam, tapi aku tidak tau cara menyeberang sungai ? Aku tidak tau bagaimana cara berlayar dengan tenang ? Tuhan ! Aku hanya tersesat saat berlayar kesamudra kini tujuanku hanyalah angan,tatapku hanya layangan. ~Keep writing~ Salam Sahabat Inspiratif
Saat aku mengadukan kepada-MU tentang hati yang retak ? Tentang jiwa yang tertusuk duri ?
Saat itulah aku munajatkan harapanku kepada-MU dengan berjuta angan dan cita-cita ingin ku gapai cahaya bintang di langit.
Beri aku peluang mewujudkan harapan ini.

Salam Steemian Indonesia 💫

