Pentingnya Sebuah Do'a
Didalam shalat kita berdo'a, didalam zikir, kita berdo'a. Dan hendaknya disetiap saat dan kesempatan, kita tidak pernah lepas di hati kita, agar hati kita ini selalu menggantungkan diri kepada Allah SWT, dengan memperbanyak berdo'a kepada Allah SWT. Banyak orang sering bertanya, apakah takdir Allah itu bisa dirubah ? Sebagian ulama mengatakan, sebelum takdir itu tiba, maka Allah kuasa untuk merubah takdir itu. Apa yang telah ditetapkan oleh Allah terjadi kepada kita, sebelum itu terjadi sebuah kenyataan, maka itu masih bisa diminta kepada Allah SWT, untuk dirubah sebagaimana yang kita harapkan. Caranya dengan apa ? Berdo'a, mengangkat kedua tangan kita kepada Allah, bermunajat dan betul-betul menyatukan hati kita, diri kita, jiwa kita, menyatu hanya pasrah kepada Allah SWT. Maka seringkali kita lupa ketika mau makan, kita lupa berdo'a kepada Allah. Padahal semua aktivitas yang ada didalam diri kita, mulai dari sejak bangun tidur, sampai kita tidur lagi. Islam sudah sempurna dan lengkap mengajari do'a-do'a yang ada. Ketika kita mau memakai baju, kita diajarkan untuk berdo'a, ketika kita mau makan, kita dituntun dan diajarkan untuk berdo'a, bahkan ketika kita datang ke kamar kecil, di toilet, kita diajarkan dan dituntun untuk berdo'a. Apalagi kemudian yang sudah nyata-nyata dan jelas bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT. Mau shalat, berdo'a, mau wudhuk, berdo'a, mau masuk Mesjid, berdo'a, berangkat haji, berdo'a, berangkat umroh, berdo'a. Faktanya dan kenyataan yang kita alami dari 100% aktivitas yang kita lakukan mungkin belum 30% nya yang sudah kita iringi dengan do'a kita kepada Allah SWT. Maka kita harus berupaya didalam do'a ada sebuah harapan, dibalik do'a kadangkala bisa menjadikan sesuatu berubah menjadi kebahagiaan. Dan satu kesulitan oleh Allah akan dirubah menjadi satu keberkahan. Karena itu semua sangat tergantung kepada do'a kita kepada Allah SWT. Mintalah kepada Allah, berdo'alah kepada Allah, niscaya Allah akan mengabulkan, memberikan apa yang kita minta kepada Allah SWT. Dan tentu harus kita barengi bahwa ketika kita berdo'a kepada Allah SWT, kalau kita ingin do'a kita menjadi do'a yang mustajabah, yang diijabahi oleh Allah dengan cepat, maka tentu kita harus memperhatikan syarat-syarat yang ada. Apa diantaranya ? Jauhi maksiat, jangan sirik, jangan melakukan dosa, jangan kotori hati, jangan makan barang haram. Karena itu semua bagian dari hal-hal yang diantaranya dapat menjadikan do'a kita tidak diijabah oleh Allah SWT. Makanya mulai hari ini, kita mau beraktivitas, ayo kita mulai dengan do'a. Kita antarkan anak kita untuk sekolah, ajari berangkat dari rumah, keluar dari rumah dengan berdo'a kepada Allah SWT. Ketika mau belajar, dan mengantarkan anak untuk pelajari kembali ajaran yang didapat di sekolahnya, awalilah dengan berdo'a. Ketika kita menyuapi anak kita untuk makan, perdengarkan dan bacakan pada anak kita untuk berdo'a kepada Allah SWT. Kebahagiaan kita sangat tergantung apa kita minta pada Allah, dan Allah adalah dzat yang maha menepati janji. Ketika Allah berjanji, dan Allah akan memberinya, maka sungguh buat Allah tiada sikap ingkar sedikitpun. Sesungguhnya Allah itu adalah dzat yang maha menepati janji. Kita harus terus mendorong diri kita, yang hari ini belum banyak hafal tentang do'a-do'a didalam aktivitas kita. Ayo belajar, ayo berupaya. Kalau pun toh misalkan anda mengalami kesulitan berdo'a dengan bahasa Arab, ya paling tidak awali lah dengan bismillah, lalu kemudian memohon dan berdo'a kepada Allah dengan bahasa yang kita bisa, dengan bahasa yang kita kuasai. Dan itu tentu akan didengar oleh Allah SWT, karena Allah maha mengetahui dengan segala bahasa yang ada pada diri hamba-Nya diseluruh dunia. Kurang lebihnya mohon ma'af, semoga ini bermanfa'at. Salam kompak selalu. By @midiagam