Dari Celah ke Celah

Tahukah kamu
Kita hanya pulang pergi dari lubang ke lubang
Memikul kenangan
Selebihnya mencari celah
Untuk mengirim memorial ke tempat teraman
Tak ada waktu menghela nafas.
Kamu hanya butuh desah
Sambil melepas udara pelan-pelan dari hidung
Saat meletakkan kepala di bantal
Mimpi mengkristal lalu dimuseumkan
Orang-orang histeris menyaksikan mimpi dipamer
Kamu tidur
Biar orang mimpikan kita
Posted from my blog with SteemPress : http://marxause.kanotbu.com/index.php/2018/06/22/dari-celah-ke-celah/
Nice poetry
Good night @marxause
Thank, @santiintan