ATM Card in Laminating, Safe? (Billingual)

in #indonesia8 years ago

Kartu ATM di Liminating, Amankah?

Laminating is a process done with the purpose to protect the color so as not to easily fade as well as it aims to maintain the mold material in the hope that the mold can last longer, by coating the material with plastic mold

[Indonesia]

Laminating adalah sebuah proses yang dilakukan dengan tujuan untuk melindungi warna agar tidak mudah pudar disamping itu juga bertujuan untuk mempertahankan bahan cetakan dengan harapan cetakan bisa bertahan lebih lama, dengan cara melapisi bahan cetakan dengan plastik[1]. Orang di Aceh biasanya menyebutnya di Press (tekan).

ATM (Indonesian: Automatic Teller Machines or in English: Automated Teller Machine or Automatic Teller Machine) is an electronic tool that serves bank customers to take money and check their savings accounts without being served by a human teller

[Indonesia]

ATM (bahasa Indonesia: Anjungan Tunai Mandiri atau dalam bahasa Inggris: Automated Teller Machine atau Automatic Teller Machine) adalah sebuah alat elektronik yang melayani nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang "teller" manusia[2].

IMG_20180517_194647.jpg
IMG_20180517_195159.jpg

Dok Pribadi. Kartu ATM PKH yang terliminating

So what happens if the ATM is pressed with plastic (liminating)? Cck cck cck.
There is only an act of KPM (Family Beneficiary), not the fault it may be when the monthly meeting of the KPM is not present, I have made it clear that no one is meliminating ATM PKH (Program Keluarga Harapan).
Since 2017 along with the shift of place of pay, from the Office of PT. Pos Indonesia switches to Bank (pronunciation in Indonesian "Bang"), then along with the e.PKH card (electronic PKH) changed into ATM card PKH, ATM PKH also the same function as ATM in general that is withdrawal money through machine provided by the bank.

[Indonesia]

Terus apa yang terjadi jika ATM di press dengan plastik (liminating)? Cck cck cck.
Ada-ada ulah saja KPM (Keluarga Penerima Manfaat), bukan salahnya mungkin ketika pertemuan bulanan sang KPM tidak hadir, sudah jauh hari saya menegaskan bahwa jangan ada yang meliminating ATM PKH (Program Keluarga Harapan).
Sejak 2017 seiring dengan beralihnya tempat bayar, dari Kantor PT. Pos Indonesia beralih ke Bank (pengucapan dalam bahasa Indonesia "Bang"), maka seiring dengan itu kartu e.PKH (elektronik PKH) berganti menjadi kartu ATM PKH, ATM PKH juga sama fungsinya seperti ATM pada umumnya yaitu penarikan uang melalui mesin yang disediakan oleh pihak bank.

The obstacle is when this ATM card in liminating, of course and it is very certain that the ATM card will not be put into the machine again. KPM's intention is good, to keep its ATM is not damaged so in liminatinglah ATM.
Good intentions to damage the system, two books, Fortunately the liminating was not that long ago and not yet integrated with the material, if it is fused can be destroyed its ATM, I try to cut the edges and open the liminating very carefully, then I tried to put it into the ATM machine, if not swallowed without again close card, yes, no detaction and to take the money had to go through the butab (savings book) and should be a little complicated to make a letter of introduction from PKH Assistant to know the PKH Assistant, I get, not worry about the ATM card and still can issue conditional help money PKH.

[Indonesia]

Yang jadi kendala adalah ketika kartu ATM ini di liminating, tentu dan sudah sangat pasti kartu ATM tersebut tidak akan bisa dimasukkan lagi ke dalam mesin. Niat KPM baik, untuk menjaga agar ATM-nya tidak rusak makanya di liminatinglah ATM tersebut.
Niat baik merusak sistem, duuh buk, piye saiki? Untungnya liminating itu belum lama dan belum menyatu dengan bahannya, jika sudah menyatu bisa hancur ATM-nya, saya coba memggunting pinggirannya dan membuka liminatingnya dengan sangat hati-hati, lalu saya mencoba memasukkannya ke ke mesin ATM, kalau bukan di telan tanpa dimuntahin lagi kartunya, ya tidak terdetekmi dan untuk mengambil uang terpaksa harus melalui butab (buku tabungan) dan harus sedikit ribet membuat surat pengantar dari Pendamping PKH dengan mengetahui Pendamping PKH, alhamdulillah belum nahas kartu ATM itu dan masih bisa mengeluarkan uang bantuan bersyarat PKH.

This experience as well as personal lessons facing the KPM not delivering information from the Assistant, that is where the importance of KPM attend monthly meetings held by the companion because the information that is mandated is certainly not 100% up well and well digested by the recipients of the message. Hopefully not to happen again like this.
And for a companion who faces the same incident do not scold his KPM because that's how the layperson and their intentions are really noble (want to keep the ATM as well as possible).

[Indonesia]

Ini pengalaman sekaligus pelajaran pribadi mengahadapi KPM tidak tersampaikannya informasi dari Pendamping, disitulah pentingnya KPM menghadiri rapat bulanan yang diadakan oleh pendamping karena informasi yang diamanahkan sudah barang tentu tidak 100% sampai dengan baik dan dicerna dengan baik oleh sipenerima pesan. Semoga tidak terulang lagi kejadian seperti ini.
Dan bagi pendamping yang menghadapi kejadian yang sama jangan memarahi KPM-nya karena begitulah mereka yang awam dan niat mereka sebenarnya sangat mulia (ingin menjaga ATM dengan sebaik mungkin).

IMG_20180517_205658.jpg
IMG_20180517_205521.jpg

Dok Pribadi. Kartu e.PKH Saat Pembayaran Melalui PT. Pos Indonesia

Have a happy month of grace, while practicing patience.

[Indonesia]

Selamat menjalani bulan penuh rahmat, sambil melatih kesabaran.

Sorry for my bad english
Salam PKH @jubagarang


THANKS FOR VISITING MY STEEM

unnamed.gif
[3]

MEUDRAT 2 interlen.png

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.33
JST 0.099
BTC 64895.76
ETH 1877.80
USDT 1.00
SBD 0.38