Stres
Stres adalah gangguan mental yang dihadapi seseorang akibat adanya tekanan. Tekanan ini muncul dari kegagalan individu dalam memenuhi kebutuhan atau keinginannya. Tekanan ini bisa berasal dari dalam diri, atau dari luar.
Dalam beberapa kasus, orang yang mengalami stres biasanya tidur larut malam. Hal ini akan berdampak pada siklus tidur Anda, Anda akan tidur larut malam dan menghabiskan waktu tidur seharian. Maka tidak heran Anda akan terbangun pada siang atau sore hari, setelah itu badan akan terasa lemas dan malas bangun untuk melakukan berbagai aktvitas. Adapun orang yang stres berlebihan, tidak melakukan apa-apa dan memilih untuk tidur. Bagi mereka, dengan tertidur, masalah yang sedang dialami akan hilang atau sedikit teratasi.
Stres bisa positif dan bisa negatif.Para peneliti berpendapat bahwa stres tantangan, atau stres yang menyertai tantangan di lingkungan kerja, beroperasi sangat berbeda dari stres hambatan, atau stres yang menghalangi dalam mencapai tujuan.Meskipun riset mengenai stres tantangan dan stres hambatan baru tahap permulaan, bukti awal menunjukan bahwa stres tantangan memiliki banyak implikasi yang lebih sedikit negatifnya dibanding stres hambatan.
Stres yang berkepanjangan bisa memicu Anda terkena penyakit. Stres berlebihan tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, namun juga kesehatan secara umum.Kondisi stres akan memicu beberapa reaksi, seperti tekanan darah meningkat, pembuluh darah menyempit, dan Anda pun akan bernapas lebih cepat. Hal ini disebabkan tubuh melepas hormon kortisol dan adrenalin yang membuat kerja jantung menjadi lebih cepat. Hormon tersebut juga mampu meluapkan energi secara percuma sehingga Anda merasa mudah lelah.



