Bendungan Harapan
Hampir satu bulan hujan tidak turun di sini, tanah mulai gersang, tanaman layu, binatang susah mendapatkan air. Bila hujan tidak kunjung hadir, apa gerangan yang akan terjadi. Sampai saat ini tidak ada senyum kepuasan di wajah petani, binatang dan tumbuhan tidak bersemangat.
Dahulu harapan petani hanya pada hujan yang turun dari langit, harapan akan selalu di harap sampai hadir keinginan. Hujan harapan terbesar bila kemarau tak kunjung usai, wajah langit seakan tersenyum di atas tanah yang semakin pecah.
Bendungan dibangun oleh penguasa untuk memakmurkan rakyatnya, memberi senyum seiris dari petani yang tidak mengharapkan kemewahan. Lumpur sawah teman sejatinya, tidak ada gatal disana, tidak ada panas, tidak ada kulit pecah-pecah.
Bendungan sudah ada dari masa penjajah mencari kekayaan di tanah ini, membuat bendungan untuk memaksimalkan hasil yang di inginkannya. Sampai kini ide penjajah itu terus kita jadikan hal yang luar biasa dari solusi setahun dua kali panen. Bukan sawah tadah hujan.
Air ini di bendung di tempat yang tinggi agar saat musim hujan tidak lansung mengalir dari hulu ke hilir hingga bermuara ke laut. Air ini harapan petani untuk mengaliri sawah saat hujan jadi kerinduan.
Senyum dan bahkan tawa saat musim panen tiba, hasil yang melimpah ruah. Binatang juga bisa mengambil manfaat aliran sungai perlahan dari bendungan.
Terima kasih penjajah, idemu sangat bermanfaat. Walaupun kamu punya maksud untuk tujuanmu. Tetapi sisa perang juga ada manfaat, mungkin.


Sebuah harapan baru untuk petani kita, semoga semakin maju pertanian kita
Semoga keberkatan atas rezeki yang Allah SWT berikan kepada kita selalu, pastinya dengan ketaqwaan.
Siapa yang mau bergabung di grup komunitas steemit di whatsApp hubungi : 085358485241
Di tuggu apvote n follow nya ya...
Okey, akan saya coba
You got a 8.07% upvote from @minnowvotes courtesy of @jamilfian!