Hukum Hammurabi # 4

in #esteem8 years ago (edited)

3mj0hcpldv.jpg

Para kasim mulai bekerja, mereka mencatat semua yang ada dalam tulisan tersebut yang berisi dari kerjaan-kerjaan inpor itu. Mereka sadar bahwa peraturan-peraturan itu tidaklah begitu berarti, ada banyak hal yang tidak jelas dari tulisan tersebut dan begitu juga dengan isi yang lainnya begitu sederhana dan hanya petuah saja.

Dimana petuah-petuah itu sudah sangat biasa didengar oleh banyak orang, sehingga mereka menambahkan beberapa tambahan agar lebih menarik dan sempurna dengan tujuan dapat membuat hati Hammurabi semakin senang ketika melihatnya. Prasasti yang baru ini sudah selesai dikerjakan serta sudah siap untuk dikirim ke tiap-tiap daerah tepatnya hampir ke semua daerah.

Karena aturan tersebut sangat banyak dan spesifik serta kebanyakan mengacu pada keadaan-keadaan yang ada di Mesopotamia dan hanya bisa ditemukan di Mesopotamia saja bukannya ditempat-tempat lain. Berdasarkan pada bahasa Babilonia hal inilah yang mambuat rakyat yang ada didaerah-daerah sangat sulit untuk mengenterprestasikan hukum tersebut dalam kehidupan mereka sehari-hari sehingga menjadi masalah bagi mereka.

Dan masalah bukan saja terdapat pada rakyat akan tetapi masalah juga timbul dari para pembawa prasasti itu sendiri. Salah satu aturan yang terdapat dalam hukum tersebut yang menyebutkan tetang perlindungan terhadap binatang keledai dari perlakuan sewenang-wenang oleh pemilikinya sebab dinegeri Hammurabi keledai sangat bernilai tinggi. Aturan nomor 214 meyebutkan” Barang siapa yang ingin minun dan makan maka harus mengikat keledainya dipohon dengan aman”.

Pada suatu ketika para kasim yang diberi tugas untuk mengantar prasasti itu ke daerah Hinterlands para pembawa prasasti itu tiba disebuah padang pasir disana mereka merasa sangat kehausan dan mereka semua sepakat untuk menuruti aturan yang ada dalam hukum tersebut, sayangnya mereka semua berasal dari daerah Hinterlands, kalimat yang ada dalam aturan tersebut menyebutkan “ass” yang artinya keledai, sedangkan dalam bahasa orang Hinterlands kata “ass” berarti “maaf”.

Dan ditambah lagi ketiga orang tersebut dalam perjalanannya tidak mengendarai keledai tetapi mereka mengendarai unta dan anturan itu tidak menjadi masalah bagi mereka, lalu mereka berdiri didekat sebatang pohon yang jaraknya kira-kira tiga puluh langkah dari sumur tempat mereka ingin minum, kemudian dari tempat itu mereka merenggangkan tubuh mereka untuk mengambil air dari dalam sumur tersebut sehingga orang-orang tersebut menjadi tewas karena usaha mereka dalam merengangkan tubuh mereka dari pohon ke sumur tersebut.

Sedangkan tiga ekor unta yang mereka kendarai tersebut dengan mudah mengambil minum mereka dan setelah itu pergi meninggalkan ketiga orang tersebut yang telah tidak berjawa, sehingga batu-batu prasasti itu tidak pernah sampai Ke Hinterlands. Ini adalah sebuah kisah sedih dari perjalanan prasasti tersebut dan merupakan satu masalah yang ditimbulkan oleh para pembawa prasasti itu sendiri.

Sort:  

Congratulations @jamalgayoni! You have completed the following achievement on Steemit and have been rewarded with new badge(s) :

Award for the number of posts published

Click on the badge to view your Board of Honor.
If you no longer want to receive notifications, reply to this comment with the word STOP

To support your work, I also upvoted your post!

Do you like SteemitBoard's project? Then Vote for its witness and get one more award!

Hello @jamalgayoni, thank you for sharing this creative work! We just stopped by to say that you've been upvoted by the @creativecrypto magazine. The Creative Crypto is all about art on the blockchain and learning from creatives like you. Looking forward to crossing paths again soon. Steem on!

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.076
BTC 64346.88
ETH 1677.28
USDT 1.00
SBD 0.42