Novel intan... halaman 4
(Selalu dalam Kenangan)... Banyak orang yang seringkali berkata sumbang tentang cinta kami, bahwa jarak akan meruntuhkan segalanya. Namun, kami berhasil melewati semua dan membuktikan bahwa kekuatan cinta dapat membuat doa kami dikabulkan Yang Kuasa. Kami bukanlah pasangan yang sempurna, karena kami adalah sepasang puisi yang masih belajar untuk saling memahami, jika salah satu dari kami pergi, kami tinggal huruf yang kehilangan arti. Terima kasih kepada jarak dan kepada waktu yang mengajarkan kami tentang cinta dan rindu, dan terima kasih kepada Dia yang memiliki kuasa melapangkan jalan yang berliku. Kini, ribuan puisi dan puluhan purnama yang telah terlewati, seakan hilang arti sebab telah terlampaui sebaris kalimat janji suci. Keajaibanlah yang membuat kami betah dan terus belajar untuk bertahan, hingga garis nasib menuntun kami menuju mahligai pernikahan, dimana para malaikat menjadi saksi bahwa kami akan saling setia dan menua bersama. (bersambung...