Mengecup (Bekas) Bibirmu
Banyak ucapanmu yang membuatku senang. Misalnya, ucapan di ujung pertemuan yang kau sampaikan di suatu malam. Kau bilang: tahukah kamu kalau malam ini aku datang hanya untuk ini (ku)...
Seketika hatiku mengembang mendengarnya. Lalu kujawab dengan sepotong kata: thank you.
Aku nggak tahu, apakah kamu senang mendengar jawabanku seperti aku senang mendengar kalimatmu.
Di suatu sore yang lain kamu mengatakan seperti ini: minumannya enak, cobain deh.
Tanpa menunggu lama segera kurengkuh cangkir berisi minuman hangat yang kau sodorkan. Hm, sebenarnya sisa minuman di bibirmu itu lebih menggodaku. Tapi tak apalah, bukankah di bibir cangkir ini sudah ada bekas bibirmu?
Kalau aku tak menolak tawaranmu sore itu alasanku cuma satu, karena aku ingin mengecup (bekas) bibirmu. Bukan aku ingin berlaku curang, tapi kaupun tahu itu kan? Hehehe...[]
seksi bener judulnya
Sesekali pakai yang seksi ehehhe
Boleh ktwa kan kak Ihan 😂
Asik critanya, cuman kurang panjang 😁
silakan ketawa, tapi kalau boleh tahu kenapa? :-D penasaran hihii
Dengan jdulnya yg seksi abis, dan ceritanya yg malu ah bka krtu disini😁
krik krik.....
Asiikk.. Tp udh puass. G blh kecup2an lg
kecup dinding aja ahahah
Jangann... Kasian dinding nya
Hahahahah, cara memadu kasih versi Ramadhan 🤣
pasti nggak fokus nih bacanya... hihihiih
Wkakaka, ga seru bekas ah!
Ini memang bukan cerita seru, melainkan cerita saru hahhaha
eaaa ihaann... :D :D
Moga Mira terhibur hahahahha
Puasa kak... Kwkwkw😆
puasa kan siang :-P